Lokasi: Gaya Hidup >>
Daftar Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Jogja 2026
Gaya Hidup851 Dilihat
RingkasanUPN "Veteran" Yogyakarta membuka seleksi mandiri 2026 dengan sistem ujian yang diperluas ke 37 kota di seluruh Indonesia. UPN "Veteran" Yogyakarta menyelenggarakan seleksi ini sebagai jalur penerimaan mahasiswa baru melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN "Veteran" Yogyakarta membuka seleksi mandiri 2026 dengan sistem ujian yang diperluas ke 37 kota di seluruh Indonesia. UPN "Veteran" Yogyakarta menyelenggarakan seleksi ini sebagai jalur penerimaan mahasiswa baru melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta, Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian merupakan komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus," ujar Machya Astuti Dewi. Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta.
Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh lokasi dengan metode Paper Based Test (PBT). Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/s830uiig7.html
Sebelumnya: Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Berikutnya: Mendag Beri Sinyal Harga Minyakita Naik
Artikel Terkait
DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Gaya HidupFase pergerakan jemaah menuju Armuzna menjadi tahapan paling krusial dalam penyelenggaraan haji tahun ini, demikian disampaikan Singgih kepada wartawan, Minggu (17/5/2026). Singgih menilai potensi kepadatan jemaah dan cuaca ekstrem harus diantisipasi secara serius demi menjamin keselamatan jemaah, terutama bagi jamaah lanjut usia dan berisiko tinggi....
Baca SelengkapnyaTerapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
Gaya HidupDr. dr....
Baca SelengkapnyaPancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Gaya Hidupdr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K mengungkapkan perubahan suhu drastis memengaruhi sistem imun tubuh dan mempercepat perkembangbiakan kuman, virus, serta bakteri penyebab penyakit....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Eza Gionino Bingung Status Istri Sah Tapi Pisah Agama
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Artikel Terbaru
Sinopsis See You at Work Tomorrow! Drakor Seo In-guk
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
Tautan Sahabat
- Jakarta Job Fair 19-20 Mei 2026, 42 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan
- Kejagung Lelang Replika Kursi Firaun Jimmy Sutopo Rp43 Juta
- KPK Periksa Crazy Rich Semarang Heri Black Kasus Bea Cukai
- Kasasi Ditolak, Dosen UNDIP Taufik Eko Dipenjara 4 Tahun
- 5 WNI Ditahan Israel, GPCI Minta Bantuan MPR
- Cuti Bersama Idul Adha 2026 Tentukan oleh SKB 3 Menteri
- Menlu Singapura Puji Indonesia Sebagai Negara Adidaya Energi
- LPSK Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, 3 Posisi
- Perry Warjiyo Disarankan Mundur Buntut Rupiah Melemah
- Prabowo Tak Pakai Dolar, Desa Paling Rentan Rupiah Melemah