Lokasi: Berita >>
Eza Gionino Bingung Status Istri Sah Tapi Pisah Agama
Berita582 Dilihat
RingkasanEza Gionino mengaku bingung setelah menjalani proses hukum panjang di Pengadilan Agama Cibinong karena adanya perbedaan status pernikahan dari sisi hukum negara dan agama. Kebingungan itu muncul setelah Mahkamah Agung menguatkan putusan sebelumnya sehingga gugatan cerai yang diajukan Eca tidak dikabulkan dan keduanya masih tercatat sebagai pasangan suami-istri sah secara hukum negara....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/eza-gionino-rayakan-ulang-tahun-istrinya.jpg)
Eza Gionino mengaku bingung setelah menjalani proses hukum panjang di Pengadilan Agama Cibinong karena adanya perbedaan status pernikahan dari sisi hukum negara dan agama. Kebingungan itu muncul setelah Mahkamah Agung menguatkan putusan sebelumnya sehingga gugatan cerai yang diajukan Eca tidak dikabulkan dan keduanya masih tercatat sebagai pasangan suami-istri sah secara hukum negara. "Lima hari lalu putusannya menguatkan dari hasil yang sebelumnya. Jadi, statusnya kita masih sah sebagai suami dan istri," kata Eza Gionino di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (17/5/2026).
Namun, sebagai seorang muslim, Eza merasa hubungan pernikahan mereka sesungguhnya telah berakhir secara agama. "Tapi gimana? Secara agama kita kan muslim ya, saya muslim, Eca muslim. Secara agama kita sudah berpisah sebenarnya, ini kalau ngomong apa adanya," bebernya. "Tapi secara negara, kita masih sah sebagai suami istri. Nah sekarang bingung kan?" tutur Eza.
Di tengah kondisi tersebut, Eza mengaku memilih untuk menyerahkan kelanjutan rumah tangganya pada proses yang berjalan tanpa mengambil langkah lebih lanjut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/338d3299629.html
Artikel Terkait
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
BeritaPenelitian pada Maret–Mei 2026 dengan metode mixed-method melibatkan 448 responden dari kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Ketua peneliti sekaligus Pendiri HCC, Dr....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKasat Resnarkoba Polres Kukar Tersangka Peredaran Etomidate
BeritaAKP Yohanes Bonar Adiguna kini ditahan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur untuk menjalani proses pidana. Terkait pelanggaran etik, Propam Polda Kaltim akan menggelar sidang kode etik Polri....
【Berita】
Baca SelengkapnyaAHY Puji Kepemimpinan Agung Nugroho di Demokrat Riau
BeritaAHY menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Agung dalam sambutannya, menilai perjalanan politik dari bawah hingga menjadi Ketua DPD Demokrat Riau dan Wali Kota Pekanbaru sebagai bukti kepercayaan masyarakat dan partai. "Jika hari ini Bung Agung kembali didaulat menjadi Ketua DPD Demokrat Riau, saya tentu senang....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Rashford Ambil Estafet Messi di Parade Barcelona
- Prakiraan Cuaca Bandung Raya Rabu: Sumedang Cerah, Bandung Hujan
- Pemuda Lampung Ngaku Dibegal, Jual Motor Hindari Cicilan
- Pelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Usai Kejar-kejaran
- Rupiah Merosot, Legislator PAN Minta Perry Warjiyo Mundur
- BMKG: Manokwari Berawan Tebal, Cuaca Papua Barat
Artikel Terbaru
Ardhito Pramono Puji Davina Karamoy, Tanda Serius Nikah
Polisi Tangkap Pria di Kebumen Aniaya Istri dan Mertua Hingga Tewas
Kasat Resnarkoba Polres Kukar Tersangka Peredaran Etomidate
Prakiraan Cuaca Madura: Masalembu, Sumenep Hujan Petir
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Prakiraan Cuaca Depok Besok: Pagi dan Malam Cerah
Tautan Sahabat
- Dishub Palembang Razia: Pecat dan Potong Gaji 1 Tahun
- Mahasiswi Makassar Disekap Pria Kenalan dari Medsos
- AHY Puji Kepemimpinan Agung Nugroho di Demokrat Riau
- Anggota DPRD Jember Merokok Saat Rapat Disidang Gerindra
- Polwan Maluku Digerebek, Propam Usut Dugaan Selingkuh
- Sultanah Hadie, Wakil Ketua DPRD Morowali Pendobrak Stigma
- 99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bersih Lumpur
- Pemuda Lampung Akui Jual Motor Demi Hindari Cicilan
- Rumah Bersejarah dr Sardjito di Yogya Dilego ke Pengembang
- Pertumbuhan Sekolah Tak Seimbang dengan Kualitas Berpikir