Lokasi: Berita >>
Kasat Resnarkoba Polres Kukar Tersangka Peredaran Etomidate
Berita523 Dilihat
RingkasanAKP Yohanes Bonar Adiguna kini ditahan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur untuk menjalani proses pidana. Terkait pelanggaran etik, Propam Polda Kaltim akan menggelar sidang kode etik Polri....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kombes-Pol-Romylus-Tamtelahit-430.jpg)
AKP Yohanes Bonar Adiguna kini ditahan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur untuk menjalani proses pidana. Terkait pelanggaran etik,Propam Polda Kaltim akan menggelar sidang kode etik Polri. "Hasil gelar perkara menyimpulkan saudara YBA ditetapkan sebagai tersangka," ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim Kombes Pol Romylus Tamtelahitu pada Minggu (17/5/2026).
A, yang merupakan seorang polisi, hanya diperintahkan AKP Yohanes untuk mengambil paket tanpa mengetahui isinya. "A tetap berstatus saksi karena belum ditemukan keterlibatan langsung dalam pemesanan barang," jelasnya. Pada 2 Mei 2026 sekitar pukul 14.30 WITA, tim gabungan menangkap seorang bintara polisi berinisial A saat mengambil paket berisi 20 pack Etomidate di sebuah kantor jasa pengiriman paket di Tenggarong, Kukar.
A merupakan anggota Satres Narkoba Polres Kukar yang tak lain anak buah dari AKP Yohanes. Saat diinterogasi, A memberikan keterangan bahwa barang yang diambilnya merupakan milik AKP Yohanes. Dari keterangan A tersebut, polisi bergerak menyergap AKP Yohanes di rumahnya di wilayah Tenggarong, Kaltim pada 3 Mei 2026 dini hari.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/335b899656.html
Artikel Terkait
Deep Talk Ridho Rhoma, Pesan Sang Raja Dangdut
BeritaRidho Rhoma mengaku jarang berbincang secara mendalam atau deep talk dengan sang ayah, Rhoma Irama, karena kesibukan sang Raja Dangdut. Namun, setiap kali bertemu, obrolan yang terjadi selalu serius dan penuh makna....
【Berita】
Baca SelengkapnyaStok Beras Pecah Rekor, Tapi Minyakita Langka
BeritaIndonesia saat ini telah mencapai swasembada pangan karena stok kebutuhan pokok masyarakat melimpah. Angka tersebut menjadi yang terbaik di sektor pangan sejak Republik Indonesia merdeka pada tahun 1945....
【Berita】
Baca SelengkapnyaTelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk Hubungkan Indonesia-Papua Nugini
BeritaWakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Republik Indonesia Angga Raka Prabowo meresmikan Sistem Kabel Laut Pukpuk bersama Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini, perwakilan Konsul Papua Nugini di Jayapura Leon Galemo, Gubernur Papua yang diwakili L Christian Sohilait, dan CEO PNG DataCo Paul Komboi. Peresmian itu menjadi tonggak penting bagi TelkomGroup dalam memperkuat infrastruktur konektivitas digital di Indonesia Timur....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Emas Antam Stagnan di Rp2.839.000 per Gram Hari Ini
- Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
- Agen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
- Sistem Digital Pantau Penebusan Pupuk Subsidi Hingga Titik Serah
- Ayu Aulia Dituding Duta Halusinasi Usai Akui Hubungan dengan Pejabat R
- Usia Pesawat Bukan Satu-satunya Penentu Keandalan Penerbangan
Artikel Terbaru
Generasi Muda Didorong Berkiprah di Industri Sawit
Bank BCA, BNI, Mandiri Libur Kenaikan Yesus Kristus 2026
WIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
MSCI Coret Antam, Fundamental Bisnis Tetap Solid
Pemerintah Targetkan Desa Bebas Pinjol Lewat Koperasi Merah Putih
OJK Imbau Investor Tenang Jelang Rebalancing MSCI Besok
Tautan Sahabat
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung