Lokasi: Kuliner >>
Usia Pesawat Bukan Satu-satunya Penentu Keandalan Penerbangan
Kuliner72688 Dilihat
RingkasanUsia pesawat sering menjadi tolak ukur masyarakat dalam menilai tingkat keselamatan penerbangan, namun dalam industri aviasi, usia kalender pesawat bukanlah faktor utama yang menentukan keandalan maupun keselamatannya. Faktor yang jauh lebih penting adalah kelaikudaraan (airworthiness), yaitu kondisi pesawat yang dipastikan tetap aman untuk dioperasikan melalui standar perawatan yang ketat dan berkelanjutan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Apron-Bandara-Ngurah-Rai-Bali-OK.jpg)
Usia pesawat sering menjadi tolak ukur masyarakat dalam menilai tingkat keselamatan penerbangan, namun dalam industri aviasi, usia kalender pesawat bukanlah faktor utama yang menentukan keandalan maupun keselamatannya. Faktor yang jauh lebih penting adalah kelaikudaraan (airworthiness), yaitu kondisi pesawat yang dipastikan tetap aman untuk dioperasikan melalui standar perawatan yang ketat dan berkelanjutan. Menurut sumber, pesawat yang secara usia tergolong "tua", baik yang sudah berusia 10, 20, maupun 30 tahun, tetap dapat beroperasi dengan aman selama memenuhi prinsip-prinsip keselamatan penerbangan. "Pesawat dengan kendaraan lainnya tidak bisa disamakan. Pesawat yang dalam tanda kutip 'tua', baik usia 10, 20 ataupun 30 tahun, tetap bisa terjaga dengan tiga prinsip utama," ujar seorang ahli.
Tiga prinsip utama tersebut meliputi perawatan berjenjang, safe life dan fail safe, serta prinsip dasar kelaikudaraan. Perawatan berjenjang dilakukan melalui inspeksi rutin dan ketat, mulai dari A-Check hingga D-Check. Dalam proses D-Check, pesawat akan dibongkar secara menyeluruh hingga hanya menyisakan kerangka utama, diikuti pemeriksaan mendalam terhadap korosi, sistem kabel, serta saluran pipa untuk memastikan seluruh komponen tetap dalam kondisi optimal. Selain itu, filosofi safe life memastikan setiap komponen dengan batas masa pakai diganti sebelum mencapai titik kegagalan, sementara prinsip fail safe memastikan struktur pesawat tetap aman meskipun terjadi kegagalan pada salah satu komponen karena beban akan ditopang oleh bagian struktur lainnya.
Prinsip ketiga adalah kelaikudaraan, yaitu izin terbang yang diberikan oleh regulator setelah pesawat memenuhi seluruh persyaratan teknis dan perawatan, tanpa bergantung pada usia pesawat. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap usia pesawat selama maskapai penerbangan mematuhi standar perawatan yang ketat dan berkelanjutan. Keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama dalam industri aviasi, di mana usia kalender bukanlah indikator tunggal keandalan pesawat.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/72e699921.html
Artikel Terkait
Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
KulinerHantavirus menjadi perhatian karena sumber penularannya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, seperti rumah yang banyak tikus, gudang tertutup, hingga area bekas banjir. Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaRupiah Ambrol, Dolar AS Tembus Rp17.750 di Money Changer
KulinerNilai tukar dolar terhadap rupiah di kios-kios money changer Jakarta Selatan menunjukkan angka lebih tinggi dibandingkan patokan internasional. Reporter Tribunnewscom menemukan di kawasan Blok M, satu money changer menetapkan nilai tukar dolar AS mencapai Rp17....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaGus Lilur Dorong Transformasi Rokok Ilegal dan KEK Tembakau Madura
KulinerGus Lilur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa atas rencana pemerintah menerbitkan skema cukai layer baru yang lebih adaptif terhadap kondisi industri tembakau. Momentum ini harus dijaga dan diterjemahkan ke dalam kebijakan konkret yang berpihak pada petani serta pelaku usaha kecil....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Insiden Beckham Putra Dirubung Pemain Persija, Exco PSSI Angkat Bicara
- Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Korea Terus Meningkat
- RI-Singapura-Malaysia Hidupkan Lagi Kerja Sama SIJORI
- Promo Indomaret, Alfamart, Superindo 19 Mei: Popok Rp27.900
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Jaga Pasokan LPG
Artikel Terbaru
Pesta Juara Al Nassr Tertunda, Ronaldo Hengkang
Agen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
Pemulung Sampah Sukses Suplai Dapur MBG
Pertamina Tambah 5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg saat Libur Panjang
Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
Menkeu Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Pajak
Tautan Sahabat
- Pratama Arhan Go Public, Panggilan Sayang Terungkap
- Baim Wong: Film Baru Pengingat Pentingnya Keluarga
- Sinopsis Film Dua Nafas Syakir Daulay Tayang 2 Juli 2026
- Amanda Manopo Caesar, Kenny Austin: Ikuti Saja Keputusan
- Jennifer Coppen Umumkan Tanggal Nikah Sesuai Jadwal Justin Hubner
- Ry Hyori Rilis 'Pacar Pacaran', Kisah Hubungan Tanpa Kepastian
- Alyssa Daguise Kesakitan Melahirkan, Al Ghazali Bicara Trauma
- Raffi Ahmad Borong 100 Kambing Kurban dari Fadil Jaidi
- Wardatina Mawa Bersyukur Setelah Berpisah dari Insanul Fahmi
- Erin Eks Andre Taulany Minta Temui Rieke soal Kasus ART