Lokasi: Berita >>

Pemulung Sampah Sukses Suplai Dapur MBG

Berita14 Dilihat

RingkasanAlek Firdaus, Direktur BUMDesa Surya Karya Mandiri, baru saja membawa desanya meraih Juara 1 di tingkat Regional Office (RO). Namun, trofi itu hanyalah "pemanasan" dari sebuah misi besar: kedaulatan ekonomi desa....

Pemulung Sampah Sukses Suplai Dapur MBG

Alek Firdaus, Direktur BUMDesa Surya Karya Mandiri, baru saja membawa desanya meraih Juara 1 di tingkat Regional Office (RO). Namun, trofi itu hanyalah "pemanasan" dari sebuah misi besar: kedaulatan ekonomi desa. Perjalanan Susukan adalah anomali. Di saat banyak BUMDesa di Indonesia menggantungkan nasib pada objek wisata alam atau lahan pertanian yang luas, Susukan justru lahir dan besar dari keterbatasan.

Beberapa tahun lalu, BUMDesa di Susukan hanya dikenal sebagai pengelola sampah. Tugasnya lebih banyak bersifat sosial dan "nombok". "Mengurusi sampah itu urusan sosial. Bisa menggaji petugas lapangan saja sudah syukur," kenang Alek. Namun, titik balik terjadi pada pertengahan 2025 ketika program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai bergulir. Alek, yang memiliki latar belakang 12 tahun sebagai praktisi perbankan, melihat celah besar. Ia menyadari bahwa kunci sukses program nasional seperti MBG ada pada rantai pasok lokal.

Ia pun membanting setir, mengubah orientasi BUMDesa dari sekadar pengelola limbah menjadi agregator pangan. Langkah ini tak hanya mengubah wajah BUMDesa Surya Karya Mandiri, tetapi juga menempatkan Desa Susukan sebagai contoh nyata transformasi ekonomi desa berbasis kedaulatan pangan.

Tags:

Artikel Terkait