Lokasi: Gaya Hidup >>
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Gaya Hidup87219 Dilihat
RingkasanPemerintah menyiagakan puluhan rumah sakit rujukan dan memperketat pengawasan di pintu masuk negara untuk mendeteksi dini masuknya varian virus berbahaya. Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, mengungkapkan pemerintah telah membangun sistem deteksi yang tersebar di berbagai wilayah strategis sebagai bagian dari sistem ketahanan kesehatan nasional yang dikembangkan sejak beberapa tahun terakhir....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Juru-bicara-Kementerian-Kesehatan-Widyawati-hantavirus.jpg)
Pemerintah menyiagakan puluhan rumah sakit rujukan dan memperketat pengawasan di pintu masuk negara untuk mendeteksi dini masuknya varian virus berbahaya. Juru Bicara Kementerian Kesehatan,Widyawati, mengungkapkan pemerintah telah membangun sistem deteksi yang tersebar di berbagai wilayah strategis sebagai bagian dari sistem ketahanan kesehatan nasional yang dikembangkan sejak beberapa tahun terakhir. "Kemenkes sudah melakukan beberapa langkah, contohnya menerbitkan surat edaran kewaspadaan untuk meningkatkan kewaspadaan di fasilitas kesehatan, dinas kesehatan, hingga UPT kekarantinaan kesehatan," ujar Widyawati dalam diskusi Overview Tribunnews, Rabu (13/6/2026).
Terkait kesiapan layanan rujukan, Widyawati merinci bahwa sudah ada puluhan rumah sakit dengan kompetensi khusus untuk menangani kasus infeksi emerging. "Sudah ada 21 rumah sakit Sentinel di 20 provinsi, contohnya ada di DKI, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Sumatra Barat. Jadi ada 21 rumah sakit yang sedia terkait dengan virus Hanta ini," jelasnya. Selain fasilitas perawatan, pemerintah juga memperkuat lini pengawasan di perbatasan negara melalui pemeriksaan ketat terhadap pelaku perjalanan. "Kesiapsiagaan juga dilakukan di pengawasan pintu masuk. Ada thermal scanner, pengamatan visual, deklarasi kesehatan, serta melakukan risk-based assessment untuk alat angkutnya," tambah Widyawati.
Widyawati menegaskan bahwa peningkatan kapasitas tenaga kesehatan terus dilakukan agar deteksi kasus di lapangan berjalan lebih cepat. "Pemerintah sudah menyiapkan surveilans sentinel penyakit infeksi emerging dan melakukan peningkatan kapasitas bagi tenaga kesehatan melalui pelatihan serta workshop untuk meningkatkan penemuan suspek penyakit virus Hanta," ungkapnya. Langkah ini memastikan kesiapan nasional dalam menghadapi potensi ancaman varian virus baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/14d799978.html
Artikel Terkait
Ammar Zoni Curhat Tak Sanggup Dipindah ke Nusakambangan
Gaya HidupAmmar Zoni dibawa bersama empat narapidana lain yang terjerat dalam kasus yang sama ke lokasi pemindahan. "Pastinya Bang Ammar sangat sedih sekali," ungkap Panji Zoni, dikutip dari YouTube Grid ID, Senin (11/5/2026)....
Baca SelengkapnyaWNI Disiksa Sindikat Tambang Timah Ilegal Malaysia
Gaya HidupDirektorat Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri sedang melakukan koordinasi untuk upaya penyelamatan dan evakuasi dengan Divhubinter serta atase kepolisian Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia. Kasus ini terungkap saat Atase Polri Kuala Lumpur menerima laporan dugaan penyelundupan timah ilegal yang melibatkan Warga Negara Indonesia (WNI)....
Baca SelengkapnyaHeri Black Bungkam Usai Diperiksa KPK, Bantah Urus Perkara
Gaya HidupHeri Susanto, bos PT Putra Srikaton Logistics (PSL), diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. Pengusaha yang dijuluki "Crazy Rich Semarang" ini enggan memberikan penjelasan rinci saat keluar dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin, 3 Februari 2025....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Aditya Zoni Perjuangkan Ammar Zoni Kembali ke Jakarta
- MPR Nonaktifkan Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat
- MPR Nonaktifkan Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat
- Fahri Bachmi: Putusan MK Mutlak, Sikapi Edaran Jampidsus
- Oegroseno: Tim Hukum Jokowi Harus Baca UU
- KPK Periksa Dua Bos Perusahaan Terkait Kredit Macet LPEI
Artikel Terbaru
6 Jet Tempur Rafale dan Radar Thales Perkuat TNI
Kemenkes Peringatkan Demam Usai Bepergian dari Afrika
Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara Kasus K3
Noel Ebenezer Sebut Tuntutan 5 Tahun Penjara Gila
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Noel Ebenezer Cerita Hidup di Rutan KPK Jelang Sidang Tuntutan
Tautan Sahabat
- Pakar Sebut Prabowo Tak Paham Soal Investasi Desa
- Sosok Pertama Ungkap Jokowi Keliling Indonesia, NTT Tujuan Awal
- Pembubaran Film 'Pesta Babi' Dinilai Tutupi Ketidakadilan Papua
- Klaim JHT dan JKP Melonjak, PDIP Peringatkan Dana BPJS
- Tujuh Komoditas Strategis Tak Perlu Impor, Ketahanan Pangan Kuat
- 9 Universitas Swasta Terbaik Yogyakarta Versi EduRank 2026
- Penerima Bansos Judi Online Akan Dicoret Langsung
- RI Dorong Pembangunan Kota Cerdas Inklusif dan Adaptif
- Pelatihan Vokasi Batch 2 Gratis Dibuka 19 Mei 2026
- Irjen Kalingga Rendra Raharja Resmi Jabat Kapolda NTB