Lokasi: Gaya Hidup >>

Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola

Gaya Hidup158 Dilihat

RingkasanDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....

Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola

Dicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa. Pendekatan kesehatan lingkungan, manusia, dan hewan harus disetarakan dan diharmonisasikan,” ujar Dicky saat menjelaskan dampak pembabatan hutan yang memperpendek jarak interaksi antara manusia dan satwa liar pembawa virus.

Berangkat dari faktor tersebut, penanganan wabah tidak bisa lagi hanya dibebankan kepada sektor kesehatan. Melalui semangat One Health, penanggulangan wabah wajib melibatkan kolaborasi lintas kementerian, mulai dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pertanian, badan karantina, imigrasi, BNPB, hingga BRIN. Penanganan dinilai akan gagal jika ego sektoral masih dipelihara di tengah tingginya mobilitas global saat ini.

Meski risiko penularan di Indonesia lebih rendah daripada Covid-19, pemerintah diminta tidak abai. Situasi di Afrika kian rumit akibat konflik bersenjata dan tingginya mobilitas antarnegara yang mempercepat penyebaran penyakit.

Tags:

Artikel Terkait