Lokasi: Gaya Hidup >>
TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk Hubungkan Indonesia-Papua Nugini
Gaya Hidup764 Dilihat
RingkasanWakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Republik Indonesia Angga Raka Prabowo meresmikan Sistem Kabel Laut Pukpuk bersama Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini, perwakilan Konsul Papua Nugini di Jayapura Leon Galemo, Gubernur Papua yang diwakili L Christian Sohilait, dan CEO PNG DataCo Paul Komboi. Peresmian itu menjadi tonggak penting bagi TelkomGroup dalam memperkuat infrastruktur konektivitas digital di Indonesia Timur....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PERESMIAN-KABEL-LAUT-PUKPUK.jpg)
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Republik Indonesia Angga Raka Prabowo meresmikan Sistem Kabel Laut Pukpuk bersama Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini, perwakilan Konsul Papua Nugini di Jayapura Leon Galemo, Gubernur Papua yang diwakili L Christian Sohilait, dan CEO PNG DataCo Paul Komboi. Peresmian itu menjadi tonggak penting bagi TelkomGroup dalam memperkuat infrastruktur konektivitas digital di Indonesia Timur.
Momentum tersebut sekaligus mempererat kolaborasi bilateral Indonesia dan Papua Nugini dalam pengembangan infrastruktur telekomunikasi lintas negara. Hadirnya infrastruktur itu membuka koridor konektivitas baru menuju kawasan Asia-Pasifik. Koridor baru tersebut diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi digital, memperluas akses digital masyarakat, serta memperkuat konektivitas di wilayah perbatasan dan kawasan timur Indonesia. Dalam sambutannya, Angga menegaskan percepatan transformasi digital menjadi prioritas nasional untuk mewujudkan pembangunan yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing. "Konektivitas harus dibangun secara merata dan berkelanjutan agar seluruh wilayah, termasuk Kawasan Timur Indonesia, memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dalam ekosistem ekonomi digital," ujar Angga dalam siaran pers yang diterima Tribunnews.com, Selasa (12/5/2026).
Angga menyampaikan apresiasi kepada TelkomGroup atas komitmennya memperkuat konektivitas nasional. Menurutnya, Pukpuk Cable menjadi bagian penting dalam menciptakan konektivitas yang lebih andal dan tangguh. "Pukpuk Cable menjadi bagian penting dalam menciptakan konektivitas yang lebih andal, tangguh, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di Indonesia Timur, Papua Nugini, ataupun seluruh penjuru negeri," katanya. Sistem Kabel Laut Pukpuk merupakan kabel lintas batas yang mencerminkan kolaborasi strategis antara Indonesia dan Papua Nugini dalam membangun konektivitas kawasan. Sinergi Telin dan PNG DataCo diperkuat melalui penandatanganan perjanjian tersebut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/23c699970.html
Artikel Terkait
MLSC Surabaya Seri 2 Tuntas, Lahir Dua Juara Baru
Gaya HidupTurnamen sepak bola putri usia dini di Lapangan Bogowonto dan Lapangan Bola Jala Krida, Surabaya, melahirkan dua juara baru, yaitu SDN Pacarkeling V/186 B di kategori KU 12 dan SDN Manukan Kulon di kategori KU 10. Partai final KU 12 mempertemukan SDN Pacarkeling V/186 B melawan SDN Manukan Kulon dengan pertandingan sengit yang harus ditentukan lewat adu penalti....
Baca SelengkapnyaHari Kebangkitan Nasional 2026: Tanggal, Ucapan, dan Sejarah
Gaya HidupHari Kebangkitan Nasional diperingati setiap tanggal 20 Mei sebagai momen penting sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Pemerintah Indonesia menetapkan tanggal perayaan ini melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 pada 16 Desember 1959....
Baca SelengkapnyaPengamat Sebut MBG Beban Fiskal, Ambar: Pemikiran Keblinger
Gaya HidupAmbar Chrisdiana, Wakil Bendahara Umum, mengecam keras pernyataan pengamat yang menyebut program Pemberdayaan UMKM Daerah membebani keuangan negara. "Pengamat seperti itu keblinger dan sangat naif," tegas Ambar dalam pernyataannya, Rabu....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ayu Aulia Dituding Duta Halusinasi Usai Akui Hubungan dengan Pejabat R
- Hukum Kurban untuk Orang Meninggal, Apakah Sah?
- Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara Kasus K3
- Peringatan Cuaca 6 Ibu Kota Jawa Besok Rabu
- Gubernur BI Didemo Anggota DPR Minta Mundur Imbas Rupiah
- Pendaftaran Aksi Ilmuwan Cilik 2026 Masih Dibuka
Artikel Terbaru
Pedagang Tahu Kupat Manahan Bertahan di Tengah Sulitnya Ekonomi
Noel Ebenezer Sebut Tuntutan 5 Tahun Penjara Gila
Pembubaran Film 'Pesta Babi' Dinilai Tutupi Ketidakadilan Papua
BNI-PBSI Dorong Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026
Sidak KSP Temukan Dapur Tak Layak, Audit Nasional Digelar
Harta Nadiem Terancam Disita Jika Gagal Bayar Rp5,6 Triliun
Tautan Sahabat
- Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
- BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
- Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
- Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
- Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
- Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
- Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional