Lokasi: Bisnis >>

Pedagang Tahu Kupat Manahan Bertahan di Tengah Sulitnya Ekonomi

Bisnis92 Dilihat

RingkasanTangan pria asal Sragen itu sibuk menata potongan tahu goreng, kupat, dan taburan kecambah ke dalam piring pelanggan di Warung Tahu Kupat Pak Har. Di balik kepulan kuah hangat dan ramainya pembeli, tersimpan cerita panjang tentang jatuh bangun mempertahankan hidup....

Pedagang Tahu Kupat Manahan Bertahan di Tengah Sulitnya Ekonomi

Tangan pria asal Sragen itu sibuk menata potongan tahu goreng, kupat, dan taburan kecambah ke dalam piring pelanggan di Warung Tahu Kupat Pak Har. Di balik kepulan kuah hangat dan ramainya pembeli, tersimpan cerita panjang tentang jatuh bangun mempertahankan hidup. Bagi Mas Heri, sapaan akrabnya, usaha kuliner bukan sekadar mencari keuntungan melainkan menjadi penopang keluarga sekaligus saksi bagaimana dirinya bertahan melewati masa-masa paling sulit selama lebih dari satu dekade terakhir.

Mas Heri mengungkapkan bahwa tahun 2020, 2021, dan 2022 menjadi tahun yang berat bagi pelaku kuliner di shelter Manahan. "Hancur karena pandemi, mulai bangkit habis itu harus pindah karena shelter dibongkar untuk penataan," jelas Mas Heri saat ditemui di warungnya, Selasa (12/5/2026). Pandemi Covid-19 menjadi pukulan pertama karena pembatasan aktivitas masyarakat membuat kawasan Manahan yang biasanya ramai mendadak lengang, menyebabkan pedagang kehilangan pembeli hampir setiap hari dan pendapatan menurun drastis.

Ketika kondisi perlahan membaik pada 2021, harapan para pedagang kembali pupus setelah Pemerintah Kota Surakarta melakukan penataan kawasan Stadion Manahan sebagai bagian dari proyek revitalisasi kota dan persiapan menyambut Piala Dunia U20 2023. Shelter kuliner yang selama bertahun-tahun menjadi tempat mencari nafkah terpaksa harus dibongkar, memaksa Mas Heri dan puluhan pedagang lainnya kembali berjuang mencari lokasi baru untuk mempertahankan usaha mereka.

Tags:

Artikel Terkait

  • Sistem Digital Pantau Penebusan Pupuk Subsidi Hingga Titik Serah

    Bisnis

    PT Pupuk Indonesia (Persero) memperkuat distribusi pupuk nasional menyusul lonjakan penebusan pupuk subsidi yang signifikan. Kenaikan tersebut didorong oleh penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi hingga 20 persen mulai Oktober 2025, penyederhanaan tata kelola distribusi berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2025, serta faktor musim hujan yang lebih panjang di berbagai wilayah pertanian....

    Bisnis

    Baca Selengkapnya
  • 5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing

    Bisnis

    Mesin mobil tiba-tiba mengalami overheat di tengah kemacetan panjang bisa menjadi mimpi buruk bagi pengendara. Ardy Alam, CEO PT Digital Otomotif Indonesia (Garasi....

    Bisnis

    Baca Selengkapnya
  • Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak

    Bisnis

    Tim Tribunnews menjajal langsung Omo X dalam sesi mini test ride di kawasan Summarecon Bogor, pada Rabu, 13 Mei 2026, dengan menempuh rute sepanjang sekitar 3 kilometer. Di jalan mulus, suspensi double wishbone memberikan kenyamanan optimal, sementara saat melewati jalan bumpy, gravel, dan polisi tidur, handling motor ini terasa stabil....

    Bisnis

    Baca Selengkapnya