Lokasi: Berita >>

Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala

Berita2136 Dilihat

RingkasanPenyakit moya-moya merupakan kondisi langka yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah otak secara perlahan namun progresif, demikian dijelaskan oleh dr. Muhammad Hafif, Sp....

Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda,<strong></strong> Kenali Gejala

Penyakit moya-moya merupakan kondisi langka yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah otak secara perlahan namun progresif, demikian dijelaskan oleh dr. Muhammad Hafif, Sp.BS, Dokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono, Jakarta. Dalam talkshow virtual di akun Instagram Kementerian Kesehatan pada Selasa (12/5/2026), ia mengungkapkan bahwa istilah moya-moya berasal dari bahasa Jepang yang berarti "kepulan asap" atau puff of smoke, merujuk pada gambaran pembuluh darah kecil di otak yang tampak seperti asap saat pemeriksaan khusus pembuluh darah otak dilakukan. "Gambaran pembuluh darah kecilnya itu yang dinamakan moya-moya atau puff of smoke," ujarnya, seraya menambahkan bahwa penyakit ini pertama kali ditemukan di Jepang pada tahun 1957.

Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah utama di otak mengalami penyempitan secara bertahap, sehingga aliran darah menuju otak berkurang dan otak kekurangan oksigen. dr. Muhammad Hafif menekankan bahwa moya-moya sangat berbahaya karena gejalanya bisa muncul pada orang muda yang tampak sehat dan tidak memiliki faktor risiko. "Misalkan orangnya sehat, tidak merokok, hasil labnya tidak memiliki faktor risiko stroke seperti kolesterol terlalu tinggi, diabetes tidak ada, semuanya normal, tapi bisa saja memang mungkin ada bakat atau genetik yang mengalami moya-moya, dia mengalami stroke," jelasnya.

Penyakit langka ini memerlukan kewaspadaan tinggi, terutama karena dapat menyerang individu tanpa gejala awal yang jelas. dr. Muhammad Hafif mengingatkan bahwa faktor genetik menjadi salah satu pemicu utama, sehingga deteksi dini melalui pemeriksaan pembuluh darah otak sangat penting untuk mencegah komplikasi serius seperti stroke pada usia produktif.

Tags:

Artikel Terkait