Lokasi: Kesehatan >>
MLSC Surabaya Seri 2 Tuntas, Lahir Dua Juara Baru
Kesehatan85 Dilihat
RingkasanTurnamen sepak bola putri usia dini di Lapangan Bogowonto dan Lapangan Bola Jala Krida, Surabaya, melahirkan dua juara baru, yaitu SDN Pacarkeling V/186 B di kategori KU 12 dan SDN Manukan Kulon di kategori KU 10. Partai final KU 12 mempertemukan SDN Pacarkeling V/186 B melawan SDN Manukan Kulon dengan pertandingan sengit yang harus ditentukan lewat adu penalti....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/adu-penalti-Soccer-Challenge-Surabaya-Seri-2.jpg)
Turnamen sepak bola putri usia dini di Lapangan Bogowonto dan Lapangan Bola Jala Krida, Surabaya, melahirkan dua juara baru, yaitu SDN Pacarkeling V/186 B di kategori KU 12 dan SDN Manukan Kulon di kategori KU 10. Partai final KU 12 mempertemukan SDN Pacarkeling V/186 B melawan SDN Manukan Kulon dengan pertandingan sengit yang harus ditentukan lewat adu penalti.
SDN Manukan Kulon lebih dulu unggul melalui gol kapten tim Emily Zitara pada menit kelima, dan keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum meski kedua tim saling melancarkan serangan. SDN Pacarkeling V/186 B akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-19 melalui tendangan keras Locita Waranggaini Olah Nismara, sehingga skor 1-1 bertahan hingga waktu normal selesai. Pada babak adu penalti, kedua tim kembali bermain imbang 5-5, dan sesuai regulasi, penentuan pemenang dilanjutkan melalui coin toss untuk menentukan giliran penendang dan penjaga gawang.
SDN Pacarkeling V/186 B akhirnya memastikan kemenangan 6-5 setelah Darlene Maryam Khairunisa sukses menuntaskan tugasnya sebagai eksekutor. Pelatih SDN Pacarkeling V/186 B, Septyan Kurnia Hardiantoro, mengaku bangga dengan perjuangan para pemainnya yang mayoritas masih berusia 10 tahun. "Saya tidak memprediksi bisa sampai final karena usia pemain rata-rata masih 10 tahun. Ini hasil kerja keras latihan jangka panjang dan mental para pemain yang luar biasa," ujar Septyan. Sementara itu, Locita yang terpilih sebagai Best Player KU 12 menyebut semangat pantang menyerah menjadi kunci kemenangan timnya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/321b199677.html
Artikel Terkait
Bosnia Panggil 26 Pemain Piala Dunia 2026, Dzeko dan Rekan Idzes Masuk
KesehatanBosnia memaksimalkan kuota 26 pemain untuk berjuang dalam turnamen sepak bola empat tahunan ini. Dari sekian banyak nama yang dibawa, beberapa sosok populer masih cukup akrab bagi penggemar sepak bola....
Baca SelengkapnyaMikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
KesehatanMikroplastik telah ditemukan hampir di setiap ekosistem, mulai dari dasar laut hingga tundra Antartika, dan partikel kecil ini tidak hanya menumpuk di otak tetapi juga mampu melewati sawar darah-otak atau blood-brain barrier. Konsentrasi mikroplastik pada sampel tahun 2024 lebih tinggi dibandingkan tahun 2016, yang merupakan sisa dari masifnya produksi plastik global....
Baca SelengkapnyaPsikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
KesehatanKorban kekerasan seksual berisiko mengalami gangguan mental hingga menjadi pelaku di masa depan jika luka psikologis tidak ditangani dengan baik, ujar dr Johan dalam podcast Momspiration yang tayang langsung di YouTube Tribunnews dan Tribun Health pada Senin (11/5/2026). Masyarakat sering kali hanya fokus pada proses hukum, padahal pemulihan psikologis korban sama pentingnya, jelas dr Johan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Bruno Fernandes Garang, Casemiro Kunci Kemenangan MU
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Artikel Terbaru
PSSI Ungkap Target Realistis Garuda Muda di Piala AFF U-19
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
Dede Sunandar Talak Tiga Cerai dengan Karen Hertatum
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
Tautan Sahabat
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar