Lokasi: Travel >>
Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
Travel63324 Dilihat
RingkasanMikroplastik telah ditemukan hampir di setiap ekosistem, mulai dari dasar laut hingga tundra Antartika, dan partikel kecil ini tidak hanya menumpuk di otak tetapi juga mampu melewati sawar darah-otak atau blood-brain barrier. Konsentrasi mikroplastik pada sampel tahun 2024 lebih tinggi dibandingkan tahun 2016, yang merupakan sisa dari masifnya produksi plastik global....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Foto-ilustrasi-mikroplastik-diambil-dari-s.jpg)
Mikroplastik telah ditemukan hampir di setiap ekosistem, mulai dari dasar laut hingga tundra Antartika, dan partikel kecil ini tidak hanya menumpuk di otak tetapi juga mampu melewati sawar darah-otak atau blood-brain barrier. Konsentrasi mikroplastik pada sampel tahun 2024 lebih tinggi dibandingkan tahun 2016, yang merupakan sisa dari masifnya produksi plastik global. FDA dari Human Foods Program menyatakan sebagian besar limbah plastik menumpuk di tempat pembuangan akhir dan lingkungan, di mana plastik tidak terurai secara hayati melainkan terpecah akibat cuaca menjadi mikroplastik.
Dari tempat pembuangan, mikroplastik bisa masuk ke air tanah, terbawa angin dan hujan ke sumber air lain maupun lahan pertanian. Lumpur limbah atau sewage sludge yang sering digunakan sebagai pupuk juga mengandung konsentrasi mikroplastik tinggi. Makanan yang kita konsumsi dapat mengandung mikroplastik dari dua sumber utama: lingkungan yang terkontaminasi air atau tanah, serta dari wadah dan kemasan plastik, menurut Lili He, ahli kimia analitik dari University of Massachusetts Amherst.
Sebuah studi menemukan hampir 90 persen sampel dari 16 jenis protein mengandung mikroplastik, dengan jumlah jauh lebih tinggi pada protein olahan tinggi. Rata-rata partikel mikroplastik tertinggi ditemukan pada makanan laut, disusul protein nabati seperti nugget nabati dan tahu, lalu daging seperti ayam dan sapi. Hingga kini, belum jelas apa arti penumpukan mikroplastik dalam tubuh terhadap kesehatan manusia, namun para ahli mengatakan ada beberapa cara untuk mengurangi paparan terutama dari makanan, meskipun plastik ada di mana-mana dan hampir mustahil dihindari.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/24d799968.html
Artikel Terkait
Bosnia Panggil 26 Pemain Piala Dunia 2026, Dzeko dan Rekan Idzes Masuk
TravelBosnia memaksimalkan kuota 26 pemain untuk berjuang dalam turnamen sepak bola empat tahunan ini. Dari sekian banyak nama yang dibawa, beberapa sosok populer masih cukup akrab bagi penggemar sepak bola....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPurbaya Siap ke DPR Bahas Rupiah Loyo
TravelNilai tukar rupiah terhadap dolar AS semakin melemah dan ditutup di level Rp17. 529 per dolar AS pada Selasa (12/5/2026) sore pukul 16....
【Travel】
Baca SelengkapnyaJaringan Irigasi 14 Km Dibangun untuk Swasembada Pangan
TravelBrantas Abipraya membangun jaringan irigasi untuk memperkuat sektor pertanian di wilayah Lampung Barat. Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, menyampaikan pembangunan rehabilitasi ini mencakup ruang lingkup pekerjaan persiapan, penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), pekerjaan saluran, pekerjaan pasangan, hingga rehabilitasi bangunan bagi, sadap dan bagi sadap....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
- Kaesang dan Akbar Himawan Dukung Reynaldo Bryan Maju Ketum HIPMI
- BYD Khawatir Rupiah Melemah Tekan Daya Beli Mobil
- Persib Vs Borneo FC, I.League Kritik Wasit dan Trofi
- Usia Pesawat Bukan Satu-satunya Penentu Keandalan Penerbangan
Artikel Terbaru
Dua Gelar Al Nassr Lenyap dalam Lima Hari
Bank Indonesia Dinilai Kehilangan Trust Akibat Rupiah dan IHSG Anjlok
Analis Mandiri Targetkan IHSG 9.050 di Tengah Tekanan Energi
Menkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Gus Lilur Dorong Transformasi Rokok Ilegal dan KEK Tembakau Madura
Tautan Sahabat
- PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
- Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
- KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Keuangan Wajib Transparan
- BRImo Dorong Ekonomi Solo hingga Lereng Merbabu
- DPR Desak BI Optimalkan Devisa Ekspor Demi Rupiah
- IHSG Tertekan MSCI, Investor Waspadai Arus Dana Asing
- BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun
- IHSG Anjlok 1,43%, Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen