Lokasi: Properti >>
Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
Properti219 Dilihat
RingkasanIbrahim menyatakan penguatan dolar AS masih menjadi sentimen dominan di pasar keuangan global, diperparah konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah yang memanas terutama di wilayah Selat Hormuz. Situasi ini memicu kekhawatiran pasar setelah serangan terhadap instalasi minyak Iran yang disebut melibatkan Uni Emirat Arab dan Arab Saudi dengan dukungan Amerika Serikat....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Nilai-Tukar-Rupiah-Melemah-Terhadap-Dolar-AS_20250408_171028.jpg)
Ibrahim menyatakan penguatan dolar AS masih menjadi sentimen dominan di pasar keuangan global, diperparah konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah yang memanas terutama di wilayah Selat Hormuz. Situasi ini memicu kekhawatiran pasar setelah serangan terhadap instalasi minyak Iran yang disebut melibatkan Uni Emirat Arab dan Arab Saudi dengan dukungan Amerika Serikat.
Ia menilai konflik tersebut berpotensi berkembang menjadi indikasi bahwa Amerika Serikat siap melakukan serangan. "Ini yang membuat harga minyak terus mengalami kenaikan, indeks dolar pun juga terus mengalami kenaikan," ucap Ibrahim. Selain faktor eksternal, ia juga menyoroti persoalan domestik terkait data ekonomi yang memunculkan perdebatan karena dinilai tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi ekonomi riil di lapangan.
"Ada satu sanggahan pernyataan dari akademisi ya. Jadi melalui riset bahwa sebenarnya...," ujarnya. Ibrahim meminta Badan Pusat Statistik (BPS) menerapkan mekanisme revisi data ekonomi secara bertahap seperti yang dilakukan Amerika Serikat. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap data ekonomi nasional.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/97b699896.html
Artikel Terkait
KSPSI Minta Pemerintah Tekan Impor Demi Rupiah Stabil
PropertiAnggota Lembaga Kerja Sama Tripartit, Arnod, mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah, pasar besar, dan tenaga kerja berjumlah banyak yang seharusnya mampu menopang kebutuhan nasional, terutama di sektor pangan dan industri strategis. Namun, hingga saat ini Indonesia masih mengimpor berbagai komoditas penting seperti gula, kedelai, jagung, susu, daging, buah-buahan, bahan kimia, baja, mesin industri, elektronik, hingga farmasi....
【Properti】
Baca SelengkapnyaSatpam Curigai Kantor Hayam Wuruk Markas Judol
PropertiSulaiman menaruh curiga pada banyaknya Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke area kantor di lantai 20 dan 21 dengan penampilan terlalu santai dalam beberapa bulan terakhir. "Sebenarnya saya sudah curiga, beberapa bulan terakhir saya nyiriin (mencirikan)....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPeredaran 100 Vape Etomidate di Tangerang Terbongkar
PropertiPolisi menangkap seorang tersangka berinisial W di lobi sebuah apartemen di wilayah Tangerang pada Selasa (12/5/2026) terkait kasus kepemilikan narkoba jenis etomidate. Kanit 5 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Edy Lestari mengungkapkan pengungkapan kasus itu berawal dari laporan masyarakat tentang peredaran barang haram tersebut....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jadwal Libur Idul Adha 2026: Ini Perkiraan Tanggalnya
- Tiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat dalam Sebulan
- Rano Karno Ingin JIS Seperti San Siro Milan
- Dokter Forensik Dicecar Soal Waktu Kematian Korban
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Pendeta Abraham: Kenaikan Yesus Bukan Sekadar Seremoni
Artikel Terbaru
Strategi Jakarta Candle Naik Kelas Lewat Inkubasi BRI
Pramono Sebut Ketimpangan Kaya-Miskin Masalah Utama Jakarta
Jambret Incar Wanita Usai Keluar ATM di Senayan
Polisi Tangkap Pelaku Curi Paket di Cilincing, Satu Buron
50 Bakat Muda Digembleng Legenda Timnas di Jakarta
Model Dibegal di Tol Kebon Jeruk, Kritis
Tautan Sahabat
- Mojang Priangan dan Akademi Persib Melaju ke All-Stars
- Lewandowski Rival Ronaldo, Al Hilal Siapkan Gaji Rp1,8 Triliun
- Persis Solo di Ujung Tanduk: 2 Skenario Selamat dari Degradasi
- Mahfud MD Dapat Jersey Timnas Spesial di Ultah ke-69
- Timnas Iran Mulai Pemanasan Piala Dunia 2026 di Turki
- PSG Pemanasan Sempurna Setara Laga Champions, Arsenal Jadi Sasaran
- 3 Laga Spanyol Tanpa Yamal, Comeback di Fase Gugur
- Juventus Butuh Bantuan Tiga Tim untuk Lolos Liga Champions
- Luka Modric Ungkap Jose Mourinho Buat Ronaldo Menangis
- Pep Guardiola Realistis soal Gelar Liga Inggris