Lokasi: Otomotif >>

Dokter Forensik Dicecar Soal Waktu Kematian Korban

Otomotif2976 Dilihat

RingkasanPemeriksaan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (11/5/2026), berfokus pada penentuan apakah korban masih hidup atau sudah meninggal saat dibuang oleh para terdakwa. Dalam persidangan, dr....

Dokter Forensik Dicecar Soal Waktu Kematian Korban

Pemeriksaan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (11/5/2026), berfokus pada penentuan apakah korban masih hidup atau sudah meninggal saat dibuang oleh para terdakwa. Dalam persidangan, dr. Asri menjelaskan ia melakukan pemeriksaan luar terhadap jasad korban pada 21 Agustus 2025 pukul 14.45 WIB. Berdasarkan temuan medis berupa kekakuan mayat yang belum sempurna, lebam mayat, dan kondisi kornea mata, ia menyimpulkan rentang waktu kematian korban. "Berdasarkan kombinasi tanda-tanda tersebut, perkiraan waktu kematian korban adalah 8 hingga 14 jam sebelum pemeriksaan luar dilakukan," ujar dr. Asri di ruang sidang.

Mendengar pernyataan tersebut, Ketua Majelis Hakim Kolonel Chk Fredy Ferdian Isnartanto dan Oditur Militer langsung mencecar dr. Asri untuk melakukan penghitungan mundur secara mendetail. Fokusnya adalah menyesuaikan pengakuan terdakwa yang menyebut telah membuang korban di Bekasi pada pukul 00.00 WIB hingga 00.30 WIB. "Jika pemeriksaan dilakukan pukul 14.45 WIB dan kita tarik mundur maksimal 14 jam, artinya kematian terjadi pukul 00.45 WIB. Apakah saat diletakkan di semak-semak pada jam 12 malam itu korban masih hidup?" tanya Hakim Ketua.

Dalam persidangan, dr. Asri menegaskan kondisi korban saat itu sudah sangat tidak berdaya akibat serangkaian kekerasan tumpul. Temuan otopsi menunjukkan adanya tekanan hebat di leher yang menyebabkan mati lemas, resapan darah di kepala, serta patah tulang iga di bagian dada. Pihak Penasihat Hukum terdakwa sempat mempertanyakan faktor lingkungan yang mungkin memperlambat kekakuan mayat.

Tags:

Artikel Terkait

  • 22 Universitas Swasta Terbaik Surabaya Versi EduRank 2026

    Otomotif

    Kota Pahlawan tidak hanya memiliki sejumlah perguruan tinggi negeri ternama, tetapi juga banyak universitas swasta dengan kualitas akademik yang kompetitif di tingkat nasional berdasarkan penilaian dari lebih dari 118 ribu publikasi akademik dan 536 ribu sitasi ilmiah. Dalam daftar tersebut, sejumlah universitas swasta di kota ini dikenal memiliki reputasi akademik yang kuat, jaringan industri luas, serta kualitas lulusan yang kompetitif di dunia kerja, seperti Universitas Kristen Petra yang merupakan perguruan tinggi swasta nasional didirikan pada tahun 1961 atas prakarsa beberapa pendiri PPPK Petra, sebuah yayasan pendidikan Kristen....

    Otomotif

    Baca Selengkapnya
  • Persis Solo Kalahkan Dewa United 1-0, Jaga Asa

    Otomotif

    Persis Solo berhasil mengalahkan Madura United dengan skor tipis 1-0 dalam laga pekan ke-33 Liga 1 yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo. Kemenangan ini memperpanjang napas Persis dalam persaingan menghindari degradasi ke kasta bawah musim depan....

    Otomotif

    Baca Selengkapnya
  • Manchester United Bidik JJ Gabriel untuk Debut Termuda

    Otomotif

    Setan Merah sudah mengamankan tiket Liga Champions sebagai hadiah tertinggi yang tersisa. Target selanjutnya bagi Manchester United adalah memastikan diri menempati peringkat ketiga....

    Otomotif

    Baca Selengkapnya