Lokasi: Olahraga >>
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 273 Uji Kompetensi
Olahraga23 Dilihat
RingkasanKunci jawaban IPS kelas 8 halaman 274 untuk soal Uji Kompetensi bagian pilihan ganda membahas kebijakan Jepang selama masa pendudukan di Indonesia. Pada soal nomor 9, siswa diminta menjawab tentang pengerahan tenaga rakyat yang sangat menyengsarakan oleh pemerintah pendudukan Jepang, yaitu romusha atau kerja paksa....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SMP-UJIAN-02.jpg)
Kunci jawaban IPS kelas 8 halaman 274 untuk soal Uji Kompetensi bagian pilihan ganda membahas kebijakan Jepang selama masa pendudukan di Indonesia. Pada soal nomor 9, siswa diminta menjawab tentang pengerahan tenaga rakyat yang sangat menyengsarakan oleh pemerintah pendudukan Jepang, yaitu romusha atau kerja paksa. Sementara itu, soal nomor 10 menanyakan organisasi bentukan Jepang sebagai pengganti Gerakan 3A yang gagal mencapai tujuannya, yaitu Putera (Pusat Tenaga Rakyat).
Kunci jawaban ini dapat digunakan sebagai bahan belajar dan evaluasi setelah siswa mengerjakan soal secara mandiri. Materi tersebut mencakup dampak kebijakan Jepang seperti romusha yang menyebabkan penderitaan rakyat, serta upaya Jepang membentuk organisasi seperti Putera untuk memobilisasi dukungan. Dengan memahami jawaban ini, siswa diharapkan mampu mengidentifikasi bentuk eksploitasi dan propaganda selama masa pendudukan.
Pembahasan soal Uji Kompetensi IPS kelas 8 ini relevan untuk memperkuat pemahaman sejarah Indonesia di bawah penjajahan Jepang. Jawaban yang benar untuk nomor 9 adalah romusha, sedangkan untuk nomor 10 adalah Putera. Kedua jawaban ini mencerminkan realitas pahit kerja paksa dan strategi politik Jepang yang gagal, sekaligus menjadi bahan evaluasi penting bagi siswa dalam mempelajari dampak kolonialisme.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/f7blapasj.html
Artikel Terkait
Antonio Blanco Jr Belajar Memanah untuk Serial Asmara Asrama
OlahragaAntonio Blanco Jr harus mempelajari olahraga memanah secara serius demi mendalami karakter yang diperankannya, meskipun sebelumnya ia belum pernah mencoba olahraga tersebut sama sekali. Aktor berusia 25 tahun itu berkelakar bahwa memanah menjadi hal baru baginya karena selama ini ia lebih terbiasa memanah hati perempuan....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaWHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
OlahragaDirektur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan surat terbuka kepada warga Tenerife, Spanyol, dengan mengakui kekhawatiran masyarakat yang kembali teringat pandemi COVID-19....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaTidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
OlahragaDokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Aritmia RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Dony Yugo Hermanto, Sp....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Prabowo: Ketahanan Pangan Kunci Kelangsungan Negara
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Gus Lilur Dorong Transformasi Rokok Ilegal dan KEK Tembakau Madura
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Artikel Terbaru
Pemerintah Bergerak Bebaskan WNI Usai Kapal Disergap Israel
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Tautan Sahabat
- Yohanes 3 Kali Peralat Anggota Ambil Paket Narkoba
- Pembakaran Ponpes Lampung Dipicu Kembalinya Pimpinan Asusila
- BMKG: Waspada Hujan Petir Guyur Pekanbaru 14 Mei 2026
- LCC 4 Pilar Kalbar Viral, MPR Nonaktifkan Juri dan MC
- Daun Jambu Mete Disulap Jadi Kain Jutaan Rupiah, Diburu Turis
- Ibu Hamil Ditandu 30 Km ke RS, Bayi Meninggal
- SMAN 1 Sambas Hapus Pernyataan Sikap Soal LCC MPR
- Kecelakaan Lalu Lintas Picu Konflik Wamena, Warga Mengungsi
- Kasus Daycare Little Aresha: Hakim dan Dosen Diperiksa
- Ayah di Klaten Cabuli Anak Kandung, Catatan Harian Jadi Bukti