Lokasi: Kuliner >>
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Kuliner656 Dilihat
RingkasanDirektur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan surat terbuka kepada warga Tenerife, Spanyol, dengan mengakui kekhawatiran masyarakat yang kembali teringat pandemi COVID-19....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/MV-Hondius-hantavirus.jpg)
Direktur Jenderal WHODr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan surat terbuka kepada warga Tenerife, Spanyol, dengan mengakui kekhawatiran masyarakat yang kembali teringat pandemi COVID-19. Tedros menyatakan kemunculan kapal dengan kasus virus di tengah masyarakat memicu trauma lama yang belum sepenuhnya pulih. “Saya tahu Anda khawatir. Saya tahu bahwa ketika Anda mendengar kata 'wabah' dan melihat sebuah kapal berlayar menuju pantai Anda, kenangan-kenangan yang belum sepenuhnya kita lupakan akan muncul kembali. Rasa sakit tahun 2020 masih nyata, dan saya tidak mengabaikannya sedikit pun,” tulis Tedros dilansir dari situs resmi WHO, Selasa (12/5/2026).
Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena WHO memilih pendekatan emosional dan humanis, bukan sekadar penjelasan medis teknis seperti biasanya. Di tengah meningkatnya kekhawatiran masyarakat, WHO menegaskan bahwa situasi virus Hanta saat ini berbeda dengan pandemi COVID-19. Tedros secara langsung meminta masyarakat tidak menyamakan kasus tersebut. “Namun saya ingin Anda mendengar saya dengan jelas, ini bukan COVID yang lain. Risiko kesehatan masyarakat saat ini dari WHO menyebut virus yang ditemukan di kapal MV Hondius merupakan strain,” ujarnya.
Meski dianggap serius karena telah menyebabkan tiga orang meninggal dunia, WHO memastikan risiko penyebaran kepada masyarakat umum tetap rendah. “Virus yang ada di atas kapal MV Hondius adalah strain,” tegas Tedros dalam surat terbuka yang ditujukan khusus kepada warga Tenerife tersebut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/33e799959.html
Artikel Terkait
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
KulinerAhli entomologi medis mengungkapkan bahwa manusia tidak selalu menjadi magnet nyamuk sepanjang waktu. Beberapa teori populer mengenai faktor yang menarik nyamuk ternyata tidak berdasar....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPengedar Ratusan Tramadol dan Hexymer di Babelan Bekasi Ditangkap
KulinerPolisi menangkap RS (24) di sebuah lokasi di Pasar dalam penggerebekan terkait peredaran obat daftar G ilegal. Tersangka tidak berkutik saat disergap petugas setelah Tim Subnit V Unit III Satresnarkoba menerima laporan dari masyarakat yang resah dengan aktivitas transaksi mencurigakan di wilayah tersebut....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKAI Operasikan 270 LRT Jabodebek per Hari, Tarif Rp10 Ribu
KulinerManager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika menyatakan LRT Jabodebek menjadi pilihan transportasi publik praktis dan efisien bagi masyarakat untuk berwisata maupun berkunjung bersama keluarga dan kerabat melalui konektivitas antarmoda. Lokasi stasiun strategis serta tarif maksimal Rp10....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Bos Terra Drone Dituntut 2 Tahun, 22 Karyawan Tewas
- TAUD Nilai Andrie Yunus Rentan Intimidasi di Sidang Militer
- Jambret Incar Wanita Usai Keluar ATM di Senayan
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris
Artikel Terbaru
Roberto Martinez Latih Portugal di Piala Dunia 2026
Polisi Beberkan Alur Distribusi Ekspor Ilegal Motor Jaksel
Kadin Jaktim Anta Ginting Dorong Pengusaha Lokal Jadi Pilar Ekonomi
Rano Karno Ingin JIS Seperti San Siro Milan
Anggota DPR Minta Harga Tiket Pesawat Seimbang dengan Daya Beli
Bareskrim Bongkar Siasat Kode Merah Narkoba 12 Tahun
Tautan Sahabat
- Pertamina Tambah 5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg saat Libur Panjang
- TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk Hubungkan Indonesia-Papua Nugini
- IBC Usul Insentif EV Berbasis Komponen Baterai untuk Hilirisasi
- SIAL Interfood 2026 Digelar di Jakarta Perkuat Daya Saing RI
- Rupiah Tembus Rp17.500, Harga Pangan-Elektronik-Obat Melonjak
- Jakarta Candle Ekspor Lilin Limbah Sawit Berkat KUR BRI
- Purbaya: Harga Minyak Sulit Turun, Pemerintah Beri Insentif EV
- Rangkap Jabatan di Danantara Dinilai Ganggu Kinerja
- Aktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat
- Indonesia-Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun