Lokasi: Properti >>

Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD

Properti47 Dilihat

RingkasanMasyarakat sulit mengenali infeksi virus hanta karena gejala penyakit ini sangat mirip dengan flu, demam berdarah, dan pneumonia yang lebih umum di Indonesia. Guru Besar Bidang Ilmu PD3I Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya sekaligus Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI, Prof DR Dr Dominicus Husada DTM&H MCTM(TP), mengungkapkan banyak pasien awalnya hanya mengeluhkan gejala ringan....

Hantavirus Sulit Dikenali,<strong></strong> Gejala Mirip Flu hingga DBD

Masyarakat sulit mengenali infeksi virus hanta karena gejala penyakit ini sangat mirip dengan flu, demam berdarah, dan pneumonia yang lebih umum di Indonesia. Guru Besar Bidang Ilmu PD3I Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya sekaligus Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI, Prof DR Dr Dominicus Husada DTM&H MCTM(TP), mengungkapkan banyak pasien awalnya hanya mengeluhkan gejala ringan. “Gejalanya seperti orang sedang selesma, demam, sakit kepala mungkin, nyeri-nyeri otot, terus merasa capek,” ujar Prof Dominicus pada media briefing virtual, Jumat (8/5/2026).

Tak sedikit penderita juga mengalami rasa lemas berlebihan setelah terpapar virus tersebut. “Merasa lemes, ingin tidur terus. Tidak ada satu yang spesifik,” katanya. Karena gejala tidak khas, banyak orang kemungkinan tidak sadar pernah terpapar virus ini. Prof Dominicus menegaskan dalam beberapa kasus, kondisi pasien dapat memburuk sangat cepat tanpa peringatan yang jelas.

Salah satu tantangan terbesar virus hanta adalah masa munculnya gejala yang cukup lama setelah kontak dengan tikus. “Gejala itu bisa muncul sampai 2 bulan setelah kontak dengan tikusnya,” jelas Prof Dominicus. Meski begitu, kebanyakan kasus muncul dalam rentang satu hingga enam minggu setelah paparan, sehingga deteksi dini menjadi sangat sulit dilakukan oleh tenaga medis maupun masyarakat umum.

Tags:

Artikel Terkait