Lokasi: Bisnis >>

Baterai Maju Tapi Konsumsi Daya Masih Boros

Bisnis74 Dilihat

RingkasanTeknologi pengisian daya atau charging berkembang sangat pesat pada tahun 2026, di mana fast charging kini semakin cepat, wireless charging makin stabil, dan kapasitas baterai meningkat signifikan. Dalam laporan yang dipublikasikan pada 14 Mei 2026, CNET mengungkap bahwa persoalan utama bukan lagi pada kecepatan semata, melainkan faktor lain yang memengaruhi performa pengisian daya secara keseluruhan....

Baterai Maju Tapi Konsumsi Daya Masih Boros

Teknologi pengisian daya atau charging berkembang sangat pesat pada tahun 2026, di mana fast charging kini semakin cepat, wireless charging makin stabil, dan kapasitas baterai meningkat signifikan. Dalam laporan yang dipublikasikan pada 14 Mei 2026, CNET mengungkap bahwa persoalan utama bukan lagi pada kecepatan semata, melainkan faktor lain yang memengaruhi performa pengisian daya secara keseluruhan.

Hasil riset menunjukkan bahwa tidak hanya charging kabel yang mengalami lonjakan kecepatan, tetapi wireless charging juga mencatat peningkatan besar berkat kehadiran standar baru seperti Qi2 dan Qi2.2. Standar ini memungkinkan perangkat mengisi daya nirkabel dengan efisiensi dan stabilitas yang mendekati pengisian kabel, mengurangi panas berlebih dan mempercepat waktu pengisian secara signifikan.

CNET menjelaskan bahwa ada beberapa faktor lain yang memengaruhi performa pengisian daya, termasuk manajemen termal, optimasi perangkat lunak, dan desain baterai. Sebagai contoh menarik, iPhone 17 Pro justru menjadi salah satu ponsel dengan charging tercepat meski menggunakan teknologi pengisian daya yang tidak sebesar kompetitor, berkat integrasi chip A19 dan sistem pengisian adaptif yang cerdas.

Tags:

Artikel Terkait