Lokasi: Pendidikan >>

Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap

Pendidikan977 Dilihat

RingkasanSeorang siswa SD dari Desa Lenek Baru, Kecamatan Lenek, Lombok Timur meninggal dunia diduga setelah meniru aksi freestyle yang viral. Kepala Kepolisian Subsektor (Kapolsubsek) Lenek, Ipda Alam Prima Yogi, mengungkapkan korban adalah murid kelas 1 di SDN 3 Lenek Baru berinisial HIW....

Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle,<strong></strong> Bahaya Medis Terungkap

Seorang siswa SD dari Desa Lenek Baru, Kecamatan Lenek, Lombok Timur meninggal dunia diduga setelah meniru aksi freestyle yang viral. Kepala Kepolisian Subsektor (Kapolsubsek) Lenek, Ipda Alam Prima Yogi, mengungkapkan korban adalah murid kelas 1 di SDN 3 Lenek Baru berinisial HIW. Korban menghembuskan napas terakhir pada Minggu (3/5/2026) setelah sempat dirawat di rumah sakit akibat mengalami benjolan di bagian kepala.

Gerakan freestyle yang ditiru korban diduga berasal dari game online Free Fire (FF). Dari video yang beredar, tren ini dilakukan saat gerakan sujud pada salat, di mana anak mengangkat kedua kaki sambil bertumpu pada siku dan pergelangan tangan, mirip gerakan chinstand atau peacock dalam yoga. Saat kejadian, korban sempat mendapat pertolongan medis, namun nyawanya tidak bisa selamat karena mengalami benjolan di kepala.

Ipda Alam Prima Yogi menegaskan fenomena ini sangat membahayakan dan penuh risiko bagi anak-anak. Ia menekankan peran penting orang tua dan guru di sekolah untuk terus mengingatkan anak-anak agar tidak meniru gerakan berbahaya tersebut, baik di sekolah maupun di rumah.

Tags:

Artikel Terkait