Lokasi: Otomotif >>

Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan

Otomotif3561 Dilihat

RingkasanMikroplastik telah ditemukan hampir di setiap ekosistem, mulai dari dasar laut hingga tundra Antartika, dan partikel kecil ini tidak hanya menumpuk di otak tetapi juga mampu melewati sawar darah-otak atau blood-brain barrier. Konsentrasi mikroplastik pada sampel tahun 2024 lebih tinggi dibandingkan tahun 2016, yang merupakan sisa dari masifnya produksi plastik global....

Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia,<strong></strong> Ini Kata Ilmuwan

Mikroplastik telah ditemukan hampir di setiap ekosistem, mulai dari dasar laut hingga tundra Antartika, dan partikel kecil ini tidak hanya menumpuk di otak tetapi juga mampu melewati sawar darah-otak atau blood-brain barrier. Konsentrasi mikroplastik pada sampel tahun 2024 lebih tinggi dibandingkan tahun 2016, yang merupakan sisa dari masifnya produksi plastik global. FDA dari Human Foods Program menyatakan sebagian besar limbah plastik menumpuk di tempat pembuangan akhir dan lingkungan, di mana plastik tidak terurai secara hayati melainkan terpecah akibat cuaca menjadi mikroplastik.

Dari tempat pembuangan, mikroplastik bisa masuk ke air tanah, terbawa angin dan hujan ke sumber air lain maupun lahan pertanian. Lumpur limbah atau sewage sludge yang sering digunakan sebagai pupuk juga mengandung konsentrasi mikroplastik tinggi. Makanan yang kita konsumsi dapat mengandung mikroplastik dari dua sumber utama: lingkungan yang terkontaminasi air atau tanah, serta dari wadah dan kemasan plastik, menurut Lili He, ahli kimia analitik dari University of Massachusetts Amherst.

Sebuah studi menemukan hampir 90 persen sampel dari 16 jenis protein mengandung mikroplastik, dengan jumlah jauh lebih tinggi pada protein olahan tinggi. Rata-rata partikel mikroplastik tertinggi ditemukan pada makanan laut, disusul protein nabati seperti nugget nabati dan tahu, lalu daging seperti ayam dan sapi. Hingga kini, belum jelas apa arti penumpukan mikroplastik dalam tubuh terhadap kesehatan manusia, namun para ahli mengatakan ada beberapa cara untuk mengurangi paparan terutama dari makanan, meskipun plastik ada di mana-mana dan hampir mustahil dihindari.

Tags:

Artikel Terkait