Lokasi: Otomotif >>
BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun
Otomotif3226 Dilihat
RingkasanPT BYD Motor Indonesia menilai masih terlalu dini untuk menyimpulkan akan terjadi penyesuaian harga kendaraan akibat pelemahan rupiah. Luther, perwakilan perusahaan, menyatakan bahwa meskipun struktur komponen pembentuk produksi kendaraan masih ada yang berbasis impor, asumsi terhadap harga belum bisa diambil saat ini....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Head-of-Public-and-Government-Relations-BYD-Motor-Indonesia-Luther-T-Panjaitan-0.jpg)
PT BYD Motor Indonesia menilai masih terlalu dini untuk menyimpulkan akan terjadi penyesuaian harga kendaraan akibat pelemahan rupiah. Luther, perwakilan perusahaan, menyatakan bahwa meskipun struktur komponen pembentuk produksi kendaraan masih ada yang berbasis impor, asumsi terhadap harga belum bisa diambil saat ini. Industri otomotif masih memiliki ketergantungan terhadap komponen tertentu, namun dinamika jangka pendek belum menjadi dasar keputusan.
Indonesia masih memiliki potensi besar dari sisi rasio kepemilikan kendaraan yang dinilai dapat terus tumbuh. “Kalau kita tetap selalu melihatnya dalam strategi jangka panjang dan kita tetap positif melihat pasar Indonesia. Kapasitas kepemilikan kendaraan di Indonesia itu masih cukup terbuka lebar,” jelas Luther. Ia menekankan bahwa prospek investasi di Indonesia tetap kuat, terutama di sektor NEV (kendaraan energi baru) di mana pemerintah serius melakukan transisi energi melalui percepatan kendaraan listrik.
BYD Motor Indonesia terus berkomunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan tetap optimistis terhadap pasar otomotif domestik di tengah tekanan ekonomi saat ini. “Kita juga tetap confident dengan market ini dalam situasi sekarang,” kata Luther. Perusahaan memandang Indonesia sebagai negara yang prospektif untuk investasi jangka panjang, tidak hanya berdasarkan fluktuasi jangka pendek.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/80c699913.html
Artikel Terkait
Eva Manurung Tak Benarkan Virgoun Hamili Lindi Sebelum Nikah
OtomotifLindi melahirkan putra pertamanya hanya dua bulan setelah menikah dengan Virgoun pada 26 Februari 2026. Kelahiran putra keempat Virgoun itu menjawab tudingan pernikahan mendadak mereka dilakukan karena Lindi sudah berbadan dua....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaSembilan Tera Curhat Perasaan Lewat Mini Album Sementara Itu
OtomotifSembilan Tera menghadirkan warna musik lebih personal di tengah maraknya lagu bertema percintaan ringan melalui mini album Sementara Itu. Mini album tersebut memuat lima lagu, yakni Luruh, Pergi, Akhir Cerita, Jujur Pada Luka, dan Sementara Itu....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaEza Gionino Kekeh Tak Cerai, Kasihan Anak dari Meiza
OtomotifEza Gionino mengungkapkan status pernikahannya dengan Meiza masih sah sebagai suami istri menurut hukum negara. Pihak Meiza sempat mengajukan upaya hukum banding atas putusan Pengadilan Agama (PA) Cibinong, namun Mahkamah Agung menguatkan putusan sebelumnya....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Spurs Gagal Menjauh, Ancaman Degradasi Liga Inggris Masih Ada
- Eza Gionino Akui Canggung Bertemu Meiza Usai Pisah Agustus
- Ranty Maria dan Rayn Wijaya Ingin Segera Punya Anak
- Ayu Aulia Tulis Bijak Usai Dihujat soal Hubungan Pejabat R
- BYD Khawatir Rupiah Melemah Tekan Daya Beli Mobil
- Alyssa Daguise Kesakitan Melahirkan, Al Ghazali Bicara Trauma
Artikel Terbaru
WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Cinta Laura Jalani Operasi Akibat Jari Terbeset Pisau Daging
Ridho Rhoma Bangkit, Fokus Perbaiki Diri dan Berkarya
Kenny Austin Deg-degan Jelang Amanda Manopo Melahirkan
Luka Modric Ungkap Jose Mourinho Buat Ronaldo Menangis
Eza Gionino Bingung Status Istri Sah Tapi Pisah Agama
Tautan Sahabat
- Pemerintah Meksiko Batalkan Ubah Kalender Sekolah Saat Piala Dunia
- Israel Bangun Markas IDF di Bekas Kantor PBB Yerusalem
- Erupsi Gunung Dukono Tewaskan Pengantin Baru di Halmahera
- Iran Akui Ekonomi Lumpuh Akibat Perang, Infrastruktur Hancur
- Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas
- Petani Tiongkok Stroke saat Berjualan, Warga Borong 4 Ton Apel
- Israel Hentikan Relawan Sumud Flotilla, Netanyahu Pantau dari Tel Aviv
- Inggris Borong Obat Avigan dari Jepang Antisipasi Hantavirus
- India Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun
- Elon Musk dan 17 Bos AS Temui Xi Jinping di China