Lokasi: Otomotif >>

BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun

Otomotif3226 Dilihat

RingkasanPT BYD Motor Indonesia menilai masih terlalu dini untuk menyimpulkan akan terjadi penyesuaian harga kendaraan akibat pelemahan rupiah. Luther, perwakilan perusahaan, menyatakan bahwa meskipun struktur komponen pembentuk produksi kendaraan masih ada yang berbasis impor, asumsi terhadap harga belum bisa diambil saat ini....

BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun

PT BYD Motor Indonesia menilai masih terlalu dini untuk menyimpulkan akan terjadi penyesuaian harga kendaraan akibat pelemahan rupiah. Luther, perwakilan perusahaan, menyatakan bahwa meskipun struktur komponen pembentuk produksi kendaraan masih ada yang berbasis impor, asumsi terhadap harga belum bisa diambil saat ini. Industri otomotif masih memiliki ketergantungan terhadap komponen tertentu, namun dinamika jangka pendek belum menjadi dasar keputusan.

Indonesia masih memiliki potensi besar dari sisi rasio kepemilikan kendaraan yang dinilai dapat terus tumbuh. “Kalau kita tetap selalu melihatnya dalam strategi jangka panjang dan kita tetap positif melihat pasar Indonesia. Kapasitas kepemilikan kendaraan di Indonesia itu masih cukup terbuka lebar,” jelas Luther. Ia menekankan bahwa prospek investasi di Indonesia tetap kuat, terutama di sektor NEV (kendaraan energi baru) di mana pemerintah serius melakukan transisi energi melalui percepatan kendaraan listrik.

BYD Motor Indonesia terus berkomunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan tetap optimistis terhadap pasar otomotif domestik di tengah tekanan ekonomi saat ini. “Kita juga tetap confident dengan market ini dalam situasi sekarang,” kata Luther. Perusahaan memandang Indonesia sebagai negara yang prospektif untuk investasi jangka panjang, tidak hanya berdasarkan fluktuasi jangka pendek.

Tags:

Artikel Terkait