Lokasi: Berita >>

BYD Khawatir Rupiah Melemah Tekan Daya Beli Mobil

Berita4 Dilihat

RingkasanPelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai memicu kekhawatiran terhadap daya beli masyarakat dan dampaknya bagi industri otomotif di Indonesia. Head of Public and Government Relations BYD Motor Indonesia Luther T....

BYD Khawatir Rupiah Melemah Tekan Daya Beli Mobil

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai memicu kekhawatiran terhadap daya beli masyarakat dan dampaknya bagi industri otomotif di Indonesia. Head of Public and Government Relations BYD Motor Indonesia Luther T. Panjaitan menyatakan pihaknya berharap gejolak ekonomi tidak sampai menekan konsumsi masyarakat. "Tentunya yang kita sangat harapkan adalah jangan sampai terjadi satu dampak kepada daya beli. Karena daya beli ini penting buat kita sebagai industri," ujar Luther.

Luther menilai tekanan ekonomi global saat ini tidak hanya dialami Indonesia, tetapi juga banyak negara lain akibat tensi geopolitik dunia. Oleh karena itu, meski gejolak geopolitik dan ekonomi terjadi di seluruh dunia, BYD Indonesia berharap dampaknya terhadap pasar domestik tidak terlalu besar. "Mudah-mudahan segera ada jalan keluar terhadap situasi dan pergolakan ekonomi. Kami mengerti bahwa ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi di banyak negara dan ini adalah ketegangan dari geopolitik yang terjadi. Dampaknya kita memahami dan kita hanya bisa berharap semoga kita tidak terlalu terdampak cukup signifikan," ucapnya.

Saat ditanya kemungkinan kenaikan harga kendaraan akibat pelemahan rupiah, Luther menilai masih terlalu dini untuk mengambil kesimpulan. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat komponen-komponen yang didatangkan secara impor dalam struktur produksi kendaraan. "Saya rasa masih terlalu dini berasumsi terhadap harga (jual kendaraan), walaupun memang kalau dilihat struktur komponen pembentuk produksi kendaraan, ada, masih tetap ada yang berbasis impor," ujar Luther. Terkait potensi penyesuaian harga kendaraan dalam jangka lebih panjang, Luther kembali menegaskan bahwa situasi saat ini masih terlalu dini untuk dipastikan.

Tags:

Artikel Terkait

  • Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe

    Berita

    Aktivitas penambangan emas ilegal kembali mencuat setelah dalam cuplikan video dua warga negara asing dilaporkan hadir di lokasi penambangan untuk mempersiapkan kegiatan pengolahan emas. Pemerintah melalui pernyataan resmi menekankan bahwa informasi tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang dan belum dapat dipastikan sebagai pelanggaran hukum yang sah....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Spotify Luncurkan Party of the Years di Ultah ke-20

    Berita

    Spotify merilis fitur baru bertajuk "Spotify 20: Your Party of the Year(s)" pada 12 Mei 2026 sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-20 platform tersebut. Tidak seperti Spotify Wrapped yang hanya menampilkan kebiasaan mendengarkan musik selama satu tahun terakhir, fitur ini memperlihatkan perjalanan musik pengguna sejak pertama kali bergabung dengan layanan streaming tersebut....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Kode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis

    Berita

    FC Points, Gems, paket pemain eksklusif, stamina tambahan, hingga item langka tersedia sebagai hadiah yang membuat permainan semakin seru dan membantu pemain bersaing lebih kompetitif saat menghadapi lawan di mode ranked maupun event khusus. Pemain hanya perlu login ke akun game masing-masing, kemudian membuka menu pengaturan atau bagian khusus redeem code yang tersedia di dalam permainan....

    Berita

    Baca Selengkapnya