Lokasi: Otomotif >>
Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Raksasa Jaga Pasokan LPG
Otomotif235 Dilihat
RingkasanPertamina Patra Niaga memastikan PG1 dan PG2 merupakan kapal kembar (sister ship) dengan spesifikasi identik yang dirancang untuk mengangkut Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam skala besar secara aman dan efisien. Kedua kapal ini memiliki kapasitas muat sekitar 80....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kapal-LNG-OK.jpg)
Pertamina Patra Niaga memastikan PG1 dan PG2 merupakan kapal kembar (sister ship) dengan spesifikasi identik yang dirancang untuk mengangkut Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam skala besar secara aman dan efisien. Kedua kapal ini memiliki kapasitas muat sekitar 80.000 metrik ton LPG per kapal, dengan deadweight tonnage (DWT) sekitar 50.000 ton dan panjang kapal (length overall/LOA) sekitar 225 meter.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, menyampaikan keandalan armada laut menjadi faktor penting dalam menjaga kontinuitas pasokan energi nasional. "PG1 dan PG2 memiliki peran strategis dalam memastikan distribusi LPG berjalan aman, tepat waktu, dan menjangkau seluruh wilayah. Ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga ketahanan energi nasional," ujarnya.
Melalui operasional PG1 dan PG2, Pertamina Patra Niaga terus memastikan distribusi LPG dapat berjalan aman, andal, dan berkelanjutan, sekaligus menjaga konektivitas energi bagi jutaan masyarakat Indonesia dari laut hingga ke berbagai wilayah tujuan. Dalam satu kali pelayaran, kedua kapal secara agregat mampu mengangkut sekitar 80.000 metrik ton LPG, volume yang menjadi bagian penting dalam menjaga kontinuitas pasokan energi, khususnya di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara yang memiliki tingkat konsumsi LPG tinggi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/330d699663.html
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Pajak
OtomotifPemerintah dipastikan tidak menaikkan pajak hasil tembakau pada tahun ini, sebuah sinyal positif bagi pelaku industri di tengah tekanan ekonomi domestik dan kondisi geopolitik global yang tidak menentu. Ketua Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo) Benny Wachjudi menyatakan kebijakan tersebut layak diapresiasi karena memberikan angin segar bagi ekosistem pertembakauan....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaAmmar Zoni Dikawal Dua Kubu Pengacara ke Nusakambangan
OtomotifDualisme kuasa hukum mewarnai kasus Ammar Zoni setelah publik dihadapkan pada dua kubu pengacara yang mengklaim mendampingi aktor tersebut. Kubu pertama adalah Jon Mathias, kuasa hukum yang menangani perkara selama persidangan....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaAlyssa Daguise Kesakitan, Al Ghazali Ungkap Trauma Istri
OtomotifAl Ghazali dan Alyssa Daguise menyambut kelahiran anak pertama mereka, seorang bayi perempuan bernama Soleil Zephora Ghazali, di RS JWCC Asih Jakarta Selatan pada Minggu (10/5/2026). Putra sulung Ahmad Dhani dan Maia Estianty ini mengungkapkan bahwa sang istri mengalami rasa sakit yang luar biasa selama proses persalinan....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- IBC Mulai Produksi BESS Juli 2026 Dukung Target 100 GW
- Calvin Dores Jual Mata Demi Masa Depan Anak
- Amanda Manopo Berhenti Syuting, Kenny Austin Siaga Jadi Suami
- Amanda Manopo Caesar, Kenny Austin Buka Suara
- Rupiah Tembus Rp17.508, Pasar Mulai Khawatir
- Jennifer Coppen Kagumi Cara Justin Hubner Luluhkan Sang Putri
Artikel Terbaru
Calvin Dores Jual Mata Demi Masa Depan Anak
Ahmad Dhani Terkendala Izin Presiden, Rayen Pono Kecewa
Ammar Zoni Kembali ke Nusakambangan, Aditya Zoni Bicara Asmara
Eks ART di DPR Minta Anggota Dewan Tak Pilih Kasih
Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Febby Carol Ungkap Kondisi Lindi Usai Operasi Sesar
Tautan Sahabat
- Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
- Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
- Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
- Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
- BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
- Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
- Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
- Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
- BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
- Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global