Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Pendidikan9112 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/t3tu5ej65.html
Artikel Terkait
Arsari Tambang Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka
PendidikanAryo menyayangkan industri timah Indonesia yang sudah berusia 150 tahun belum memiliki pusat riset timah sendiri. Hal itu ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam forum Met Connex 2026 di JCC Jakarta pada Selasa (12/5/2026)....
Baca SelengkapnyaDokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
PendidikanRetinopati diabetik sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal sehingga banyak pasien tidak menyadari sampai penglihatan mulai terganggu. Bahkan jika terlambat ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan gangguan penglihatan permanen hingga kebutaan....
Baca SelengkapnyaHantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
PendidikanPenyakit akibat tikus memiliki perbedaan mendasar meskipun sama-sama ditularkan oleh hewan pengerat. Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUP Dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Din Syamsuddin Kecam Penangkapan Jurnalis Republika oleh Israel
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Promo Alfamart, Indomaret, Superindo 13 Mei: Minyak Fortune Rp42.800
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
Artikel Terbaru
Calvin Dores Jual Mata Demi Masa Depan Anak
WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
5 Pemain Naturalisasi Timnas Incaran Piala Asia 2027
DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Tautan Sahabat
- PSG Rayakan Gelar Ligue 1 Sebelum Laga Kandang
- Dua Peluang Juara Cristiano Ronaldo Lenyap dalam Lima Hari
- Persija Pecahkan Rekor Poin, Pelatih Beri Komentar
- Gol Akhir Julio Cesar Bawa Persib Kalahkan PSM
- PSG Pemanasan Sempurna Setara Laga Champions, Arsenal Jadi Sasaran
- Hasil PSM vs Persib: Peluang Persib Kunci Juara Liga 1
- Taisei Marukawa Beri Kode Siap Dinaturalisasi untuk Timnas
- Al Nassr Santai, Al Hilal Tegang Ditinggal Inzaghi
- Thom Haye Gol Indah Bawa Persib Ungguli PSM 0-1
- Hansi Flick Remehkan Klaim Poin Barcelona Mustahil