Lokasi: Kesehatan >>

WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar

Kesehatan3 Dilihat

RingkasanWHO mengonfirmasi wabah virus Hanta melanda sebuah kapal pesiar yang berlayar melintasi Atlantik Selatan, menyebabkan situasi kesehatan langka dan mengkhawatirkan dengan sejumlah korban jiwa akibat kondisi pasien yang memburuk dengan cepat. Laporan dari The Times of India pada Selasa (12/5/2026) menyebut wabah bermula dari beberapa penumpang yang mengalami demam dan gangguan pernapasan selama pelayaran, namun kemudian berubah fatal ketika sebagian pasien mengalami penurunan kondisi drastis hingga meninggal dunia....

WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar

WHO mengonfirmasi wabah virus Hanta melanda sebuah kapal pesiar yang berlayar melintasi Atlantik Selatan, menyebabkan situasi kesehatan langka dan mengkhawatirkan dengan sejumlah korban jiwa akibat kondisi pasien yang memburuk dengan cepat. Laporan dari The Times of India pada Selasa (12/5/2026) menyebut wabah bermula dari beberapa penumpang yang mengalami demam dan gangguan pernapasan selama pelayaran, namun kemudian berubah fatal ketika sebagian pasien mengalami penurunan kondisi drastis hingga meninggal dunia.

Sebanyak 12 negara kini terlibat dalam respons pemantauan, pelacakan kontak, dan koordinasi medis terkait wabah tersebut. Negara-negara itu meliputi Kanada, Denmark, Jerman, Belanda, Selandia Baru, Saint Kitts dan Nevis, Singapura, Swedia, Swiss, Turki, Britania Raya, dan Amerika Serikat. Keterlibatan mereka bervariasi, mulai dari evakuasi medis lintas negara, penumpang yang melakukan penerbangan lanjutan setelah turun dari kapal, hingga pemantauan terhadap warga negara yang sempat berada di dalam kapal tertutup selama perjalanan panjang.

Kasus ini menjadi perhatian global karena melibatkan perjalanan internasional, evakuasi medis antarnegara, serta penumpang dari berbagai kewarganegaraan yang sempat berada dalam satu kapal tertutup. “Beberapa negara terlibat langsung karena penumpang yang naik pesawat atau evakuasi medis, sementara negara lain telah diberitahu karena warga negara mereka berada di pesawat atau melewati titik transit,” tulis laporan tersebut.

Tags:

Artikel Terkait