Lokasi: Properti >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Properti7689 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/gk3jgoy75.html
Artikel Terkait
Jorge Jesus Sebut Luka Al Nassr Bisa Diobati
PropertiAl Nassr harus mengakui keunggulan Gamba Osaka dengan skor tipis 0-1 di babak final. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan gagal mencetak gol penyeimbang meskipun bekerja keras....
【Properti】
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
PropertiOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
【Properti】
Baca SelengkapnyaKemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
PropertiPemerintah menyiagakan puluhan rumah sakit rujukan dan memperketat pengawasan di pintu masuk negara untuk mendeteksi dini masuknya varian virus berbahaya. Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, mengungkapkan pemerintah telah membangun sistem deteksi yang tersebar di berbagai wilayah strategis sebagai bagian dari sistem ketahanan kesehatan nasional yang dikembangkan sejak beberapa tahun terakhir....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Rekor Sir Alex Ferguson 41 Tahun di Skotlandia Tak Terkalahkan
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Apple Hadirkan Iklan di Apple Maps, Privasi Tetap Terjaga
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Artikel Terbaru
Netflix Tambah Iklan di Aplikasi Mulai 2027
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
Tautan Sahabat
- Junanto Herdiawan Resmi Pimpin BI Jabar Genjot Ekonomi Baru
- KSPI Tolak Aturan Outsourcing, Berlawanan Janji Prabowo
- IHSG Anjlok 2 Persen Lebih, Tinggalkan Level 6.600
- Trading Smartphone Jadi Tren Baru di Asia Tenggara
- Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Raksasa Jaga Pasokan LPG
- Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Korea Terus Meningkat
- Purbaya: Harga Minyak Sulit Turun, Pemerintah Beri Insentif EV
- Pedagang Jaksel Ogah Jual Minyakita karena Mahal dan Langka
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
- Pernyataan Prabowo Soal Rupiah Dinilai Bahayakan Masyarakat Desa