Lokasi: Kuliner >>
El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
Kuliner4 Dilihat
RingkasanKetua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Darmawan B Setyanto, memperingatkan bahwa partikel PM2....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kebakaran-hutan-di-dumai-1.jpg)
Ketua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Darmawan B Setyanto, memperingatkan bahwa partikel PM2.5 dari polusi udara dapat masuk ke aliran darah dan memicu peradangan di berbagai organ tubuh. Partikel sangat kecil ini mampu menembus saluran napas hingga ke paru-paru dan meningkatkan risiko pneumonia, asma kambuh, hingga gangguan pernapasan kronis. Pernyataan tersebut disampaikan Darmawan dalam media briefing virtual pada Selasa (19/5/2026).
Darmawan menjelaskan bahwa PM2.5 merupakan salah satu polutan utama yang sangat berbahaya karena ukurannya yang mikroskopis. "PM2.5 merupakan salah satu polutan utama yang bisa menembus saluran napas kita," ujarnya. Ia menegaskan dampak polusi ini bukan sekadar batuk biasa, melainkan dapat memicu peradangan sistemik yang mengancam kesehatan pernapasan jangka panjang. Kondisi ini menjadi perhatian serius, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak.
Anak-anak disebut sebagai kelompok paling rentan karena sistem pernapasan dan daya tahan tubuh mereka belum matang. Selain itu, anak memiliki laju napas lebih cepat dibanding orang dewasa, sehingga jumlah udara yang dihirup juga lebih banyak. "Anak itu menghirup lebih banyak udara dibandingkan rasio dengan berat badannya," jelas Darmawan. Pada kondisi tertentu, risiko serangan asma akut pada anak bahkan meningkat hingga dua kali lipat akibat paparan polusi udara.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/95c799897.html
Artikel Terkait
Hillstate Yakin Penuh Megawati, Cedera Bukan Masalah
KulinerMegawati Hangestri kembali membela Red Sparks di Liga Voli Korea musim 2025/2026 setelah melalui serangkaian pemeriksaan kondisi fisik dan cedera lutut yang sempat meragukan banyak pihak. Hillstate meminta pemain Timnas Indonesia itu melewati beberapa tahapan tes medis untuk memastikan kesiapannya, meskipun sang pelatih menilai kekhawatiran terhadap cedera tersebut terlalu dilebih-lebihkan berdasarkan hasil tes yang sudah dipegangnya....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaDiet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
KulinerPenurunan berat badan drastis tanpa pengawasan dokter justru bisa membuat tubuh terlihat lesu, lemas, dan tampak seperti orang sakit, karena massa otot ikut hilang. Dokter Spesialis Gizi Klinik RSU Bhakti Asih, dr....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
KulinerRisiko penularan Hantavirus antarmanusia memang tergolong rendah, namun kewaspadaan individu tetap menjadi prioritas utama. Ahli Imunologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta (FK UNS), Prof....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Malaysia Masters 2026: Hanya Lanny/Apriyani ke 16 Besar
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- IRGC Iran Bocorkan Serangan ke AS Pakai Satelit China
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Larangan Potong Kuku Sebelum Kurban Menurut Ulama
- KPK Periksa Dua Bos Perusahaan Terkait Kredit Macet LPEI
- Hari Kebangkitan Nasional 2026: Tanggal, Ucapan, dan Sejarah
- Logo Harkitnas 2026, Tema dan Makna Peringatan ke-118
- KPK Bongkar Alasan Kasus Haji Yaqut Tak Kunjung Disidang
- Menkes Budi Gunadi Sadikin Tak Pernah Cantumkan Gelar Ir dan Drs
- Kemenag: Awal Zulhijah 1447 H Jatuh 18 Mei 2026
- Ketua Komisi II DPR Minta Juri LCC MPR Kalbar Di-blacklist
- 2 Jurnalis Republika Ditahan Tentara Israel di Gaza
- 100 Kata Spesial Hari Kebangkitan Nasional 2026 Penuh Makna