Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jateng SMA 2026: Jadwal, Syarat, dan Urutan Seleksi
Kuliner9761 Dilihat
RingkasanPemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JATENG-2026-53453454.jpg)
Pemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung. Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya mengingatkan orang tua untuk memeriksa persyaratan secara cermat sebelum mendaftar di setiap jalur.
Setiap jalur memiliki kuota dan mekanisme seleksi berbeda. Jalur domisili menggunakan sistem zonasi berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah, sementara jalur afirmasi diperuntukkan bagi peserta dari keluarga tidak mampu dengan bukti surat keterangan. Jalur prestasi menyeleksi berdasarkan capaian akademik dan non-akademik, sedangkan jalur mutasi orang tua/wali dikhususkan bagi anak yang orang tuanya pindah tugas ke Surabaya.
Calon peserta wajib menyiapkan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran, rapor, dan sertifikat prestasi jika mendaftar jalur prestasi. Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi ppdb.surabaya.go.id. Kepala Dispendik Surabaya menegaskan bahwa verifikasi dokumen akan dilakukan secara ketat untuk mencegah kecurangan, dan pelanggaran dapat berakibat diskualifikasi peserta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/bvgz1tp4a.html
Artikel Terkait
Blokade AS, Iran Imbau Warga Hemat BBM dan Listrik
KulinerMajid Doustali, anggota Komite Perencanaan dan Anggaran parlemen Iran, menyerukan masyarakat berpartisipasi aktif mengurangi konsumsi energi nasional. Dalam keterangan resminya, Doustali menegaskan penghematan listrik, air, dan bahan bakar kini bukan sekadar persoalan ekonomi tetapi bagian dari upaya nasional menghadapi apa yang disebut Iran sebagai "perang ekonomi" dari musuh-musuh negara tersebut....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaCahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
KulinerIndustri kacamata pemblokir cahaya biru berkembang pesat karena tubuh manusia secara alami diprogram untuk bangun saat cahaya siang yang kaya. Para ilmuwan di University of Oxford menjelaskan bahwa cahaya yang masuk ke mata membantu menyinkronkan jam biologis tubuh dengan siklus terang-gelap alami siang dan malam....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaLemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Kulinerdr Agus mengungkapkan bahwa lansia sering tidak menunjukkan gejala khas saat mengalami hipoglikemia, berbeda dengan orang muda yang biasanya merasakan pusing atau keringat dingin. Kondisi diam ini justru berbahaya karena keluarga kerap terlambat menyadari penurunan drastis gula darah pada lansia....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Portugal Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Ronaldo Masuk
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Intelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Artikel Terbaru
Messi 12 Gol di MLS 2026, Tempel Ketat Puncak Top Skor
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Tautan Sahabat
- Jamu Mbok Moncer Desa BRILiaN Klaten Tembus Pasar Luar Daerah
- Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
- IHSG Melemah 52,1 Poin, Rupiah Menguat ke Rp17.653
- Biaya Logistik RI Tinggi, Bukan Hanya Soal Transportasi
- Telkom Catat TSR 35,7 Persen di 2025
- Kebutuhan Energi Primer Diproyeksi Tumbuh 5 Persen per Tahun
- Double Decker Solusi Lahan Sempit Hunian Baru Jakarta
- Rupiah Merosot, Legislator PAN Minta Perry Warjiyo Mundur
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Rupiah Tembus Rp17.508, Pasar Mulai Khawatir