Lokasi: Travel >>
Pulau Horor Jakarta Simpan Sejarah Kelam Masa Lalu
Travel55463 Dilihat
RingkasanDi balik pesona air laut Pulau Seribu yang jernih, tersembunyi kisah kelam yang perlahan mulai dilupakan. Pulau Karya menjadi saksi bisu kekejaman Orde Baru, tempat eksekusi yang menyimpan luka mendalam. Bagi wisatawan yang melintas, pulau ini tampak biasa dengan kantor dinas, pemakaman umum, dan pepohonan rimbun. Namun bagi warga asli seperti Sopyan Hadinata yang akrab disapa Iyan, Pulau Karya adalah buku sejarah berdarah yang ditulis oleh letusan senapan dan bisikan tak kasatmata. Sebelum menjadi kawasan administratif dan pemakaman, Pulau Karya adalah hutan lebat dengan keheningan mencekam. Di era Orde Baru, pulau ini menjadi zona terlarang. Iyan mengingat bagaimana orang tua zaman dulu mengajarkan mereka untuk menghormati tentara bersenjata yang datang. Rahasia itu terkuak saat pembangunan pulau dimulai sekitar tahun 2000-an. Ketika warga menggali tanah untuk membangun rumah dinas dan kantor polisi, mereka menemukan puluhan tengkorak manusia tanpa identitas....
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/62f936599934.html
Artikel Terkait
Lomba Empat Pilar Kalbar Tuai Kritik, DPR Minta Diulang
TravelGrup B dari SMAN 1 Sambas memperoleh tambahan 10 poin meski memberikan jawaban yang dinilai memiliki substansi serupa dengan peserta lain. Pertanyaan yang dipersoalkan berkaitan dengan mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....
【Travel】
Baca SelengkapnyaNadiem Jalani Operasi ke-5, Istri Mohon Doa
TravelJaksa menuntut Nadiem dengan hukuman 18 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 190 hari kurungan penjara dalam sidang tuntutan pada Rabu (13/5/2026) kemarin. Jaksa juga menuntut uang pengganti Rp809 miliar dan Rp4,8 triliun subsider 9 tahun penjara bagi Mantan CEO Gojek itu....
【Travel】
Baca SelengkapnyaKetua Komisi II DPR Minta Juri LCC MPR Kalbar Di-blacklist
TravelAlumni SMAN 1 Pontianak, Rifqinizamy, menuntut permintaan maaf dari Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI dan dewan juri atas dugaan ketidakadilan dalam lomba Grup C pada Sabtu, 9 Mei 2026. Polemik ini bermula dari protes peserta asal SMAN 1 Pontianak yang merasa dirugikan karena jawaban mereka dianggap salah oleh dewan juri....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Din Desak Netanyahu Bebaskan WNI Lewat Forum BoP
- MTI Minta Penutupan Pelintasan Sebidang Bertahap dan Terukur
- Tangis Santriwati Ponpes Pati: Yatim Piatu, Terancam Putus Sekolah
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- Prabowo soal Dolar: Politisi Gerindra Sebut Motivasi untuk Desa
Artikel Terbaru
Igor Tolic Sebut Gol Dramatis Bukti Persib Siap Hattrick
Komnas HAM Panggil Menag soal Izin Ponpes Pati
Kurban atau Aqiqah Dulu? Ini Prioritas Ibadah
Perry Warjiyo Disarankan Mundur Buntut Rupiah Melemah
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
6 Jet Tempur Rafale dan Radar Thales Perkuat TNI
Tautan Sahabat
- Jakarta Job Fair 19-20 Mei 2026, 42 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan
- 3 Oknum TNI Bebas dari Pasal Pembunuhan Berencana
- MUI Kecam Penangkapan Aktivis Republika di Kapal Flotilla
- Pelatihan Vokasi Batch 2 Gratis Dibuka 19 Mei 2026
- Din Syamsuddin Kecam Penangkapan Jurnalis Republika oleh Israel
- PDIP Minta Gibran Berkantor di IKN Agar Tak Mangkrak
- 6 Kesalahan Berkurban yang Wajib Dihindari
- Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Kapal GSF Hilang
- Judi Online Picu Perceraian dan Rusak Generasi Muda
- 50 Kupon Daging Kurban Idul Adha 2026 Siap Edit