Lokasi: Kuliner >>
Politeknik Transportasi Darat STTD Buka Jalur Mandiri 2024
Kuliner781 Dilihat
RingkasanPoliteknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Politeknik-Transportasi-Darat-Indonesia-STTD-34563443.jpg)
Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali.
Tersedia berbagai pilihan jurusan di bidang transportasi darat, logistik, perkeretaapian, hingga pelayaran yang dapat dipilih sesuai minat dan rencana karier peserta. Setiap calon peserta dapat memilih maksimal tiga program studi dari seluruh pilihan yang tersedia di ketiga kampus tersebut. Tahap seleksi meliputi seleksi administrasi, nilai akademik, hingga tes kesehatan dan kebugaran.
Mengutip website resmi PTDI-STTD, informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, dan tata cara pendaftaran dapat diakses langsung melalui portal SIPENCATAR. Program ini memberikan kesempatan luas bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan karier di sektor transportasi nasional.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/17h7hclkd.html
Artikel Terkait
Jokowi Keliling Indonesia, Siap Kembali ke Panggung Politik
KulinerMantan Wali Kota Solo Jokowi kembali turun gunung menyapa masyarakat, langkah yang dinilai bukan sekadar agenda silaturahmi biasa. Agung dari Tribunnews....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKPK Periksa Crazy Rich Semarang Heri Black Kasus Bea Cukai
KulinerHeri Susanto, bos PT Putra Srikaton Logistics (PSL), menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan suap importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan yang melibatkan PT Blueray Cargo. Pemeriksaan pada hari ini merupakan hasil penjadwalan ulang agar proses penyidikan berjalan lancar....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPDIP Sebut Jokowi Berkeliling Indonesia Ancam Prabowo
KulinerDirektur Eksekutif Indonesia Political Review, Guntur Subagja, menilai agenda keliling daerah yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan pesan halus sekaligus ancaman bagi Presiden Prabowo Subianto. Menurut Guntur, langkah tersebut dapat menjadi modal konsolidasi dukungan politik jangka panjang menuju kontestasi 2029....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Koperasi Diajak Garap Pasar Luar Negeri Lewat Jejaring Global
- DPR Semprot Gubernur BI soal Pernyataan Rupiah Stabil
- DPR Dinilai Omon-Omon, Eks KPU Kecewa RUU Pemilu
- Kasasi Ditolak, Dosen UNDIP Taufik Eko Dipenjara 4 Tahun
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Noel Ebenezer Cerita Hidup di Rutan KPK Jelang Sidang Tuntutan
Artikel Terbaru
PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
Bamsoet Tekankan Peran Kebangsaan di HUT ke-8 Motor Besar
KPK Periksa Dua Bos Perusahaan Terkait Kredit Macet LPEI
Noel Ebenezer Cerita Hidup di Rutan KPK Jelang Sidang Tuntutan
Kasasi Ditolak, Dosen UNDIP Taufik Eko Dipenjara 4 Tahun
Menaker Yassierli: Kesejahteraan Pekerja dan Kinerja Industri Sejalan
Tautan Sahabat
- BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun
- Rupiah Ambrol, Dolar AS Tembus Rp17.750 di Money Changer
- ESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
- IHSG Terancam Anjlok Imbas Pelemahan Rupiah
- Kemenperin dan LPEI Dorong Ekspor Rendang Payakumbuh
- Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi
- DPR Desak BI Optimalkan Devisa Ekspor Demi Rupiah
- Legalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum
- Pendapatan Aset GBK Tembus Rp812 Miliar di 2025
- Lesu Akibat Industri Nikel Melambat, Ekonomi Warga Tertekan