Lokasi: Kesehatan >>
Politeknik Transportasi Darat STTD Buka Jalur Mandiri 2024
Kesehatan5233 Dilihat
RingkasanPoliteknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Politeknik-Transportasi-Darat-Indonesia-STTD-34563443.jpg)
Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali.
Tersedia berbagai pilihan jurusan di bidang transportasi darat, logistik, perkeretaapian, hingga pelayaran yang dapat dipilih sesuai minat dan rencana karier peserta. Setiap calon peserta dapat memilih maksimal tiga program studi dari seluruh pilihan yang tersedia di ketiga kampus tersebut. Tahap seleksi meliputi seleksi administrasi, nilai akademik, hingga tes kesehatan dan kebugaran.
Mengutip website resmi PTDI-STTD, informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, dan tata cara pendaftaran dapat diakses langsung melalui portal SIPENCATAR. Program ini memberikan kesempatan luas bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan karier di sektor transportasi nasional.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/147ppzypk.html
Artikel Terkait
BMW dan Toyota Uji Masa Depan Hidrogen di Jerman-Jepang
KesehatanMenteri Transportasi Jerman Patrick Schnieder tiba di pabrik sel bahan bakar Toyota pada Rabu (13/05) menggunakan BMW iX5 Hydrogen asal Jerman. Saat meninggalkan lokasi, ia kemudian menggunakan Toyota Crown FCEV dari Jepang....
Baca SelengkapnyaRadiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
KesehatanTeknologi yang menggabungkan radiologi dan genomik dinilai mampu membantu tenaga medis mendeteksi risiko penyakit secara lebih personal bahkan sebelum gejala muncul. Founder Rhemedi Medical Services, dr....
Baca Selengkapnya1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
KesehatanAnak yang tampak ceria dan lincah sering dianggap sehat, namun para ahli mengingatkan bahwa kondisi tersebut belum tentu menandakan anak bebas dari masalah gizi. Masalah gizi pada anak dinilai masih menjadi tantangan besar di Indonesia dan kerap terlambat disadari oleh orang tua....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Boikot Suporter Inter Miami, La Familia Hentikan Dukungan Messi
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Megawati Disenggol Wilson, Hillstate Gebrak Liga Voli Korea
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Artikel Terbaru
Dubes Kuba Paparkan Dampak Tekanan AS ke Megawati
WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
Super El Nino Diprediksi Perparah Kebakaran Hutan Global
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Tautan Sahabat
- BTN Raup Laba Rp1,45 Triliun, Naik 43,8 Persen
- Pemerintah Wajibkan Ekspor SDA Lewat BUMN
- Menkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
- Promo Alfamart Indomaret 21 Mei: Sunlight Rp9.500, Rinso Rp15.900
- Prabowo Bentuk Badan Ekspor Nasional, Rupiah Kuat
- Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Jaga Pasokan LPG
- Indonesia Ekspor 500 Ribu Ton Beras, Malaysia Minta Rp16.000
- Prabowo Tinjau Kopdes Merah Putih, Bantah Saingi Alfamart
- Darmadi PDIP Dorong Revisi PMSE Demi Seller Lokal
- SAPA UMKM Resmi Diluncurkan, Fasilitasi Pembiayaan Pengusaha Kecil