Lokasi: Otomotif >>
BMW dan Toyota Uji Masa Depan Hidrogen di Jerman-Jepang
Otomotif7277 Dilihat
RingkasanMenteri Transportasi Jerman Patrick Schnieder tiba di pabrik sel bahan bakar Toyota pada Rabu (13/05) menggunakan BMW iX5 Hydrogen asal Jerman. Saat meninggalkan lokasi, ia kemudian menggunakan Toyota Crown FCEV dari Jepang....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BDeutsche-Welle69300342_403.jpg.jpg)
Menteri Transportasi Jerman Patrick Schnieder tiba di pabrik sel bahan bakar Toyota pada Rabu (13/05) menggunakan BMW iX5 Hydrogen asal Jerman. Saat meninggalkan lokasi, ia kemudian menggunakan Toyota Crown FCEV dari Jepang. Kedua kendaraan sama-sama menghasilkan listrik dari hidrogen melalui fuel cell atau sel bahan bakar. BMW dan Toyota saat ini bersama-sama mengembangkan teknologi hidrogen generasi ketiga. Tiga karyawan BMW pindah ke Jepang untuk bergabung dalam proyek tersebut. Kedua perusahaan menyumbangkan komponen untuk menciptakan fuel cell yang lebih ringkas dan efisien.
Setelah tahap pengembangan selesai, BMW akan memproduksi teknologi ini di pabriknya di Austria, sementara Toyota melakukannya di fasilitas produksi di Jepang. BMW berencana meluncurkan model hidrogen seri pertamanya pada 2028. Toyota juga akan melengkapi dua model hidrogen yang sudah ada dengan sistem baru ini, meskipun rincian lengkap belum diumumkan. “Kerja sama antara Toyota dan BMW dalam hidrogen sangat penting untuk pengembangan teknologi ini ke depan,” kata Menteri Transportasi Schnieder. “Kita perlu mempersiapkan hidrogen untuk produksi massal agar tidak hanya bergantung pada baterai dan bahan bakar fosil, serta bisa membangun rantai pasok yang lebih luas,” tambahnya.
Jerman dan Jepang telah bekerja sama mengembangkan teknologi hidrogen sejak 2019. Jerman memperkirakan permintaan hidrogen hijau dari listrik terbarukan akan meningkat tajam pada 2030, namun negara itu tidak akan mampu memenuhi permintaan tersebut sehingga harus mengimpor hidrogen dalam jumlah besar. Jepang berencana memperluas kapasitas hidrogennya hingga 12 juta ton per tahun pada 2040, sambil mendorong produksi amonia sebagai pembawa hidrogen untuk bahan bakar transisi di pembangkit listrik tenaga termal. Kunjungan menteri ke Jepang menunjukkan hidrogen hijau masih belum umum, terutama untuk sektor industri. Schnieder mengunjungi terminal hidrogen cair pertama di dunia di Pelabuhan Kobe yang hanya digunakan untuk pengujian, serta Bandara Kansai di Osaka di mana bus dan forklift sudah menggunakan sel bahan bakar sebagai proyek percontohan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/318f599676.html
Artikel Terkait
Agen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
OtomotifSeorang wanita paruh baya mendatangi Oni dengan wajah bingung dan mata tertuju pada layar ponsel yang menampilkan pesan WhatsApp. Wanita itu menyampaikan niatnya untuk mentransfer uang hingga jutaan rupiah kepada seseorang yang tidak dikenal....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaGooglebook Laptop AI Gabungan Android ChromeOS Diumumkan
OtomotifGooglebook hadir sebagai evolusi baru setelah era Chromebook yang diperkenalkan lebih dari 15 tahun lalu. Dengan kombinasi tersebut, pengguna dapat menjalankan aplikasi Android dari Magic Pointer, cukup dengan menggoyangkan kursor untuk memunculkan bantuan AI Gemini secara langsung di layar....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaGarmin Luncurkan Forerunner 70 dan 170, Ini Harganya
OtomotifGarmin resmi meluncurkan dua smartwatch terbaru, yaitu Forerunner 70 dan Forerunner 170 pada 12 Mei 2026 melalui situs resmi perusahaan. Kedua perangkat ini sama-sama mengusung layar AMOLED 1,2 inci dengan layar sentuh responsif serta desain lima tombol fisik khas Garmin....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Menkeu Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Pajak
- DM Instagram Tak Terenkripsi, Privasi Pengguna Dipertanyakan
- Kode Redeem FF 10 Mei 2026, Klaim Bundle & Emote Eksklusif
- Kode Redeem FC Mobile 13 Mei 2026: 1.000 Gems & 5 Juta
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Kode Redeem ML Terbaru 12 Mei 2026 Gratis
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Leo/Daniel Selamatkan Indonesia, Denmark Juara Thailand Open 2026
- Bezzecchi Pimpin Klasemen MotoGP 2026, Aprilia Makin Dominan
- Jumpa Pasangan Muda China, Fajar/Rian Uji Nyali di Thailand Open
- Kompetisi Renang Internasional Kolam Pendek Segera Digelar
- Leo/Daniel Lolos Perempat Final Thailand Open 2026
- Megawati Hangestri Samar di Deretan Pemain Asing Liga Voli Korea
- Leo/Daniel Juara Thailand Open, Pelatih Peringatkan Konsistensi
- Eks Pemain Bhayangkara Presisi Proliga 2025 Main di Korea
- Ganda Malaysia Goh/Nur Dijagokan Juara Thailand Open 2026
- EVOS Kalah 0-2 dari NAVI di MPL ID S17