Lokasi: Kuliner >>

Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia

Kuliner27755 Dilihat

RingkasanTeknologi yang menggabungkan radiologi dan genomik dinilai mampu membantu tenaga medis mendeteksi risiko penyakit secara lebih personal bahkan sebelum gejala muncul. Founder Rhemedi Medical Services, dr....

Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia

Teknologi yang menggabungkan radiologi dan genomik dinilai mampu membantu tenaga medis mendeteksi risiko penyakit secara lebih personal bahkan sebelum gejala muncul. Founder Rhemedi Medical Services, dr. Rheza Maulana Syahputra, Sp.Rad, SH, MM, MARS, mengatakan penggabungan data klinis, laboratorium, radiologi, dan genomik memungkinkan tenaga medis memberikan deteksi yang lebih akurat. Kegiatan itu melibatkan Rhemedi Medical Services, Siloam Hospitals Group, Tanya DNA dari GSI Lab, serta dukungan MPR RI. Sejumlah figur publik turut hadir, termasuk Puteri Indonesia 2026 Agnes Rahajeng dan Puteri Indonesia 2025 dr. Melizza Xaviera.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari kampanye deteksi dini penyakit. Tercatat hampir 200 pemeriksaan kesehatan dilakukan dalam sehari, terdiri dari sekitar 130 pemeriksaan payudara dan 70 pemeriksaan abdomen menggunakan ultrasonografi (USG). Peserta tidak hanya menjalani pemeriksaan radiologi, tetapi juga mendapatkan pemeriksaan klinis payudara, edukasi kesehatan, hingga pengambilan sampel genomik.

Presiden Direktur Siloam Hospitals Group, David Utama, menilai budaya deteksi dini masih menjadi tantangan di masyarakat. Ia mengaku pengalaman kehilangan orang tua akibat kanker menjadi alasan dirinya mendukung peningkatan kesadaran pemeriksaan kesehatan sejak dini.

Tags:

Artikel Terkait