Lokasi: Travel >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Travel446 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ws02ulnrb.html
Artikel Terkait
Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas
TravelPresiden Prancis Emmanuel Macron mendapat kecaman keras setelah menegur audiens di Kenya dengan nada emosional saat acara budaya, Jumat lalu. "Permisi, semuanya....
【Travel】
Baca SelengkapnyaKesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
TravelDokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr....
【Travel】
Baca SelengkapnyaDiet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
TravelPenurunan berat badan drastis tanpa pengawasan dokter justru bisa membuat tubuh terlihat lesu, lemas, dan tampak seperti orang sakit, karena massa otot ikut hilang. Dokter Spesialis Gizi Klinik RSU Bhakti Asih, dr....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Fitur AI Inbox Resmi Hadir di Gmail Android iOS
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Artikel Terbaru
KORMI Luncurkan Gerakan Nasional Indonesia Aktif 2026
Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Bukilic Jadi Pemain Tertinggi di Liga Voli Korea
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Tautan Sahabat
- Kasus Daycare Little Aresha: Hakim dan Dosen Diperiksa
- Remaja Bogor Tewas Digigit Mainan Ular Berbisa, Viral
- Motif Pembunuhan Karyawan Cuci Motor Badung Terungkap
- Cirebon Raya Ajukan Diri Tuan Rumah Muktamar ke-35 PBNU
- Bocah Rohul Meninggal Diduga Dianiaya Saat Ritual Sembuh
- Oknum Pengasuh Ponpes Ponorogo Cabuli 11 Santri, Viral
- Peringatan Dini Hujan: Jawa Barat Waspada, Maluku Siaga
- Dishub Palembang Razia: Pecat dan Potong Gaji 1 Tahun
- Prakiraan Cuaca Sumatra: Hujan Petir di Bengkulu dan Kepri
- Eks Kasat Narkoba Kutai Barat Diborgol ke Rutan Bareskrim