Lokasi: Olahraga >>
Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas
Olahraga6 Dilihat
RingkasanPresiden Prancis Emmanuel Macron mendapat kecaman keras setelah menegur audiens di Kenya dengan nada emosional saat acara budaya, Jumat lalu. "Permisi, semuanya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/macron-umumkan-prancis-akui-negara-palestina.jpg)
Presiden Prancis Emmanuel Macron mendapat kecaman keras setelah menegur audiens di Kenya dengan nada emosional saat acara budaya, Jumat lalu. "Permisi, semuanya. Hei, hei, hei," kata Macron kepada audiens. "Maaf, teman-teman. Tapi tidak mungkin berbicara soal budaya, menghadirkan orang-orang yang sangat inspiratif datang ke sini untuk berbicara di tengah kebisingan seperti ini." "Ini adalah bentuk kurangnya rasa hormat total," lanjutnya. "Saya sarankan jika kalian ingin berbicara secara pribadi atau membahas hal lain, ada ruang bilateral atau kalian bisa keluar. Jika ingin tetap di sini, kita mendengarkan para pembicara dan mengikuti aturan yang sama."
Pernyataan spontan Macron itu langsung menuai kritik di media sosial. Mantan anggota parlemen Zimbabwe, Fadzayi Mahere, mengkritik pemimpin Prancis tersebut di platform X. "Dengan hormat @EmmanuelMacron, saya tidak percaya tindakan Anda sopan atau pantas datang ke benua kami lalu berbicara kepada orang-orang seperti ini. Mereka bukan anak-anak Anda. Jangan bersikap merendahkan. Bayangkan jika tamu negara melakukan hal yang sama di negara Anda? Apakah itu akan diterima? Saya rasa tidak," tulisnya. Postingan lain dari pengacara Kenya-Kanada dengan 3,1 juta pengikut juga menyatakan: "Warga Afrika tidak membutuhkan izin dari @EmmanuelMacron untuk berbicara di Afrika," kata Dr. Miguna Miguna, yang pada Januari mengumumkan pencalonannya untuk pemilihan presiden Kenya 2027.
Laporan yang diterbitkan Modern Ghana pada Senin menyebut insiden tersebut memiliki ironi simbolis, karena Macron datang ke Kenya untuk mempromosikan apa yang digambarkan Paris sebagai kemitraan yang lebih setara dan penuh hormat dengan negara-negara Afrika, menjauh dari model pascakolonial yang selama ini dikritik sebagai paternalistik.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/1b599993.html
Artikel Terkait
Lomba Empat Pilar Kalbar Tuai Kritik, DPR Minta Diulang
OlahragaGrup B dari SMAN 1 Sambas memperoleh tambahan 10 poin meski memberikan jawaban yang dinilai memiliki substansi serupa dengan peserta lain. Pertanyaan yang dipersoalkan berkaitan dengan mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaApple Hadirkan Iklan di Apple Maps, Privasi Tetap Terjaga
OlahragaApple menghadirkan iklan berbayar di aplikasi Apple Maps melalui pembaruan iOS 26. 5 dengan fitur baru bernama Suggested Places....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaWallpaper 3D iOS 26: Begini Cara Pakainya
OlahragaApple menghadirkan fitur wallpaper spatial 3D bernama "Spatial Scenes" pada iOS 26 yang membuat tampilan layar terasa lebih hidup. 9to5Mac melaporkan pada 8 Mei 2026 bahwa fitur baru ini sudah tersedia sejak versi awal sistem operasi tersebut....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Carrick Dekati Status Manajer Tetap MU Usai Bawa ke UCL
- Transformasi Digital Tingkatkan Kebutuhan Backup Data Aman
- Kode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis
- Netflix Tambah Iklan di Aplikasi Mulai 2027
- Sistem Digital Pantau Penebusan Pupuk Subsidi Hingga Titik Serah
- Prime Video Luncurkan Fitur Clips Saingi Netflix dan Disney+
Artikel Terbaru
Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi
Transformasi Digital Tingkatkan Kebutuhan Backup Data Aman
Reddit Blokir Akses Web Ponsel, Paksa Unduh Aplikasi
Prime Video Luncurkan Fitur Clips Saingi Netflix dan Disney+
Calvin Dores Jual Mata Demi Masa Depan Anak
Apple Hadirkan Iklan di Apple Maps, Privasi Tetap Terjaga
Tautan Sahabat
- Tersangka Penembakan Trump Mengaku Tidak Bersalah
- Xi Jinping Buka Peluang Bisnis AS, Trump Janjikan Masa Depan Cerah
- Inggris Borong Obat Avigan dari Jepang Antisipasi Hantavirus
- Kursi Trump Lebih Pendek dari Xi Jinping, Sengaja?
- Vinyl Bangkitkan Kembali Kenikmatan Musik di Era Digital
- DPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi
- Iran Ingin Upayakan Perdamaian, Termasuk Lebanon
- Trump Tunda Serang Iran Atas Permintaan Qatar, Saudi, UEA
- Israel Darurat Kekurangan 12.000 Tentara, Perwira Senior Angkat Bicara
- Trump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah