Lokasi: Hiburan >>

Transformasi Digital Tingkatkan Kebutuhan Backup Data Aman

Hiburan8 Dilihat

RingkasanOrganisasi memperkuat sistem backup dan pemulihan data untuk menjaga keamanan aset digital dan keberlangsungan operasional bisnis di tengah meningkatnya ancaman siber. Executive Vice President of the Synology Data Protection Group, Jia-Yu Liu, mengungkapkan tren di mana ActiveProtect mulai menggantikan solusi tradisional yang terpisah-pisah dengan pendekatan terpadu....

Transformasi Digital Tingkatkan Kebutuhan Backup Data Aman

Organisasi memperkuat sistem backup dan pemulihan data untuk menjaga keamanan aset digital dan keberlangsungan operasional bisnis di tengah meningkatnya ancaman siber. Executive Vice President of the Synology Data Protection Group,Jia-Yu Liu, mengungkapkan tren di mana ActiveProtect mulai menggantikan solusi tradisional yang terpisah-pisah dengan pendekatan terpadu. Indonesia Country Manager Synology, Clara Hsu, menegaskan bahwa backup tidak lagi cukup hanya sebagai proses membuat salinan data, melainkan harus memastikan data dapat dipulihkan dengan cepat, aman, dan tidak berubah saat insiden terjadi.

Clara menjelaskan pendekatan strategi 3-2-1-1-0 backup kini banyak digunakan, yaitu memiliki tiga salinan data, menggunakan dua media penyimpanan berbeda, menyimpan satu salinan di lokasi terpisah, serta memiliki satu salinan offline. Pendekatan ini penting diterapkan terutama pada sektor yang sangat bergantung pada ketersediaan data seperti layanan keuangan, pemerintahan, manufaktur, pendidikan, kesehatan, dan layanan publik. Ancaman siber di Indonesia sendiri dinilai semakin mengkhawatirkan dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat miliaran anomali trafik pergerakan data yang berpotensi menjadi serangan digital.

Tren kejahatan siber yang mendominasi saat ini meliputi ransomware, phishing, malware, hingga serangan Distributed Denial of Service (DDoS). Sektor keuangan menjadi salah satu target paling rentan terhadap serangan tersebut. Bentuk ancaman yang paling banyak terdeteksi meliputi anomali trafik jaringan yang mengindikasikan celah atau percobaan penyusupan ke sistem pemerintah maupun swasta.

Tags:

Artikel Terkait