Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kuliner4561 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/wnfrvmtjs.html
Artikel Terkait
Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Akhir Penantian Indonesia
KulinerLeo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi aktor utama kontingen Indonesia dengan mempersembahkan gelar juara ganda putra. Leo/Daniel tampil ciamik saat mengakhiri perlawanan musuhnya dalam dua gim langsung di final....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
KulinerAndes Virus yang ditemukan pada kasus di kapal pesiar MV Hondius merupakan jenis berbeda yang banyak tersebar di wilayah Amerika Selatan dan hingga kini belum pernah dilaporkan ditemukan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus. “Distribusi virus ini tersebar di Amerika dan hingga saat ini belum pernah dilaporkan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus,” ujar Andi....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaBerdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
KulinerBanyak orang mengabaikan keluhan jantung berdebar atau sesak napas karena menganggapnya akan hilang setelah istirahat. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda atrial fibrilasi, gangguan irama jantung yang serius....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Artikel Terbaru
WhatsApp iOS Rilis Tampilan Liquid Glass Baru
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Google Hapus 28 Aplikasi Klaim Bisa Lihat Riwayat WA
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Tautan Sahabat
- Alyssa Daguise Kesakitan Melahirkan, Al Ghazali Bicara Trauma
- Aldi Taher Minta Maaf Pada Dewi Perssik Usai Singgung Anak
- Jon Mathias Soroti Etika Krisna Murti sebagai Pengacara Ammar Zoni
- Rien Wartia Tolak Damai, Tempuh Jalur Hukum untuk Efek Jera
- Calvin Dores Jual Mata Demi Masa Depan Anak
- Baruna Elpamas Meriahkan Konser Mahabbah Allah Pakem 9
- Ahmad Dhani Bujuk Safeea Korban Bully, Sebut Haters Deterjen 78
- Pinkan Mambo Bantah Cari Panggung Lewat Isu Cerai
- Pinkan Mambo Ratusan Kali Minta Cerai, Akhirnya Balikan
- Siti Badriah Comeback, 'Bikin Candu' Jadi Anthem Dangdut 2026