Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Gaya Hidup3179 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/rpimk29zt.html
Artikel Terkait
Al Ghazali Jadi Ayah, El Rumi: Dulu Panggil Kakak
Gaya HidupEl Rumi membagikan potret masa kecil bersama kakaknya, Al Ghazali, melalui unggahan terbaru di media sosial. Dalam foto tersebut, Al Ghazali terlihat menggendong putrinya, Soleil Zephora Ghazali, yang baru dilahirkan oleh Alyssa Daguise melalui persalinan normal di sebuah rumah sakit di Jakarta....
Baca SelengkapnyaLemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Gaya Hidupdr Agus mengungkapkan bahwa lansia sering tidak menunjukkan gejala khas saat mengalami hipoglikemia, berbeda dengan orang muda yang biasanya merasakan pusing atau keringat dingin. Kondisi diam ini justru berbahaya karena keluarga kerap terlambat menyadari penurunan drastis gula darah pada lansia....
Baca SelengkapnyaTidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Gaya HidupDokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Aritmia RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Dony Yugo Hermanto, Sp....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Gol Akhir Julio Cesar Bawa Persib Kalahkan PSM
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- Marsekal Muda Budhi Achmadi Beri Pesan di Pernikahan Perak
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
Artikel Terbaru
WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso sebagai Pelatih hingga 2030
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Tautan Sahabat
- Gap Year Buka Peluang Lebih Luas ke Kampus
- 60 Soal Bahasa Inggris Kelas 4 Semester 2 dan Kunci Jawaban
- SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
- SPMB Bandung 2026: Jadwal, Syarat, dan Ketentuan Lengkap
- SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
- Jalur Mandiri UIN Bandung 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
- Pendaftaran UM-PTKIN 2026 Dibuka, Ini 6 Keunggulan Kuliah
- Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
- 50 Soal Seni Rupa Kelas 5 Semester 2 Lengkap Kunci Jawaban
- SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua