Lokasi: Berita >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Berita731 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/riumkhxya.html
Sebelumnya: RI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB
Berikutnya: Jepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu
Artikel Terkait
Kode Redeem FF 12 Mei 2026: Klaim Skin & Diamond Gratis
BeritaKode redeem Free Fire adalah kombinasi huruf dan angka (biasanya 12 karakter) yang bisa ditukarkan pemain untuk mendapatkan hadiah gratis di dalam game. Pemain Free Fire dapat mengklaim banyak kode redeem FF hari ini sebagai booster bermain bersama teman....
【Berita】
Baca SelengkapnyaHantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
BeritaPenyakit akibat tikus memiliki perbedaan mendasar meskipun sama-sama ditularkan oleh hewan pengerat. Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUP Dr....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
BeritaBPOM mengambil langkah kehati-hatian dalam merespons usulan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang mendorong pelarangan total vape di Indonesia. Sikap ini diambil setelah ditemukannya penyalahgunaan catridge vape sebagai alat konsumsi narkotika, namun BPOM menegaskan bahwa penyalahgunaan tersebut tidak ditemukan pada produk berpita cukai di toko-toko resmi, melainkan pada produk ilegal tanpa pita cukai....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Insiden Beckham Putra Dirubung Pemain Persija, Exco PSSI Angkat Bicara
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
Artikel Terbaru
Adam Alis Beberkan Kunci Tampil Gacor Bungkam Persija
BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
Turki Incar Investor Asing di Tengah Konflik Iran
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Tautan Sahabat
- HNSI Harap Fasilitas Nelayan Tepat Sasaran
- Dewan Pertahanan Nasional Dikhawatirkan Tumpang Tindih Kewenangan
- Kasasi Ditolak, Dosen UNDIP Taufik Eko Dipenjara 4 Tahun
- Menkomdigi: Penipu Catut Nama Anggota DPR Minta Sumbangan
- Prakiraan Cuaca 19-25 Mei 2026: Gelombang Atmosfer Pengaruhi Hujan
- Ketua Komisi II DPR Minta Juri LCC MPR Kalbar Di-blacklist
- Yusril Sebut Pemerintah Bisa Petik Hikmah dari Film Pesta Babi
- Pemerintah Didorong Bertindak Bebaskan Aktivis dan Jurnalis
- Ibrahim Arief Dituntut 15 Tahun, Vonis Chromebook Dibacakan
- 5 WNI Ditangkap Israel, 4 Lainnya Berlayar di Siprus