Lokasi: Pendidikan >>
Unpad Buka Pendaftaran Magister PJJ 2026 Full Daring
Pendidikan64 Dilihat
RingkasanPendidikan Jarak Jauh (PJJ) menjadi solusi fleksibel bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi S2 tanpa harus hadir langsung di kampus, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi seperti platform e-learning, video conference, dan sistem pembelajaran daring. Program ini memberikan kesempatan belajar full daring dengan dua program studi unggulan, yaitu Magister Ekonomi Pertanian - Konsentrasi Kedaulatan Pangan di bawah Fakultas Pertanian dan Magister Ilmu Peternakan di Fakultas Peternakan, masing-masing dengan daya tampung sebanyak 30 mahasiswa....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/unpad-xxx.jpg)
Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) menjadi solusi fleksibel bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi S2 tanpa harus hadir langsung di kampus, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi seperti platform e-learning, video conference, dan sistem pembelajaran daring. Program ini memberikan kesempatan belajar full daring dengan dua program studi unggulan, yaitu Magister Ekonomi Pertanian - Konsentrasi Kedaulatan Pangan di bawah Fakultas Pertanian dan Magister Ilmu Peternakan di Fakultas Peternakan, masing-masing dengan daya tampung sebanyak 30 mahasiswa.
Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan mengisi data diri, sesuai dengan ketentuan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) Mahasiswa Program Magister (S2) berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Padjadjaran Nomor: 112/UN6.RKT/Kep/HK/2025. Calon mahasiswa dapat mengakses informasi lengkap mengenai persyaratan, jadwal, dan biaya melalui portal yang telah disediakan oleh pihak universitas.
Informasi lebih lanjut mengenai Program Magister PJJ Unpad Gelombang 1 2026 dapat diakses dengan mengunjungi laman resmi Universitas Padjadjaran untuk mendapatkan detail pendaftaran dan prosedur seleksi. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mobilitas mahasiswa di era digital.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/k7pp3pckb.html
Artikel Terkait
BPJS Kesehatan Usul Mahasiswa Baru Wajib Punya Jaminan Aktif
PendidikanPemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) tengah merencanakan kerja sama untuk mewajibkan perlindungan kesehatan bagi mahasiswa baru sejak awal masa pendidikan. Langkah ini diambil setelah pihaknya mengirimkan surat resmi ke kementerian terkait guna memastikan setiap mahasiswa memiliki jaminan kesehatan sebagai kebutuhan dasar selama menempuh studi....
Baca SelengkapnyaHantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
PendidikanMasyarakat sulit mengenali infeksi virus hanta karena gejala penyakit ini sangat mirip dengan flu, demam berdarah, dan pneumonia yang lebih umum di Indonesia. Guru Besar Bidang Ilmu PD3I Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya sekaligus Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI, Prof DR Dr Dominicus Husada DTM&H MCTM(TP), mengungkapkan banyak pasien awalnya hanya mengeluhkan gejala ringan....
Baca SelengkapnyaIDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
PendidikanIDAI menilai kebijakan distribusi susu formula secara massal tanpa indikasi medis berpotensi bertentangan dengan rekomendasi kesehatan global, regulasi nasional, hingga prinsip perlindungan ASI eksklusif. Bagi masyarakat awam, isu ini bukan hanya soal pilihan susu untuk anak, melainkan berkaitan langsung dengan hak bayi mendapatkan ASI, risiko kesehatan jangka panjang, hingga arah kebijakan gizi nasional Indonesia ke depan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ayah-Anak Ditangkap, Siram Air Keras ke Penjual Tempe
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Artikel Terbaru
Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso sebagai Pelatih hingga 2030
Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
Keluarga Khawatir Mental Ammar Zoni di Nusakambangan
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Tautan Sahabat
- Panen Raya Jagung 21,1 Hektare di Kalbar Dukung Ketahanan Pangan
- Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup
- Menteri Bappenas Dorong PTPN I Percepat Program Pangan Prabowo
- Indonesia-Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
- Prabowo Sampaikan KEM PPKF 2027 di Paripurna DPR Besok
- Pengamat: RI Perkuat Ketahanan Energi Sebelum Dekarbonisasi
- Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas
- MedcoEnergi Perkuat Investasi Jangka Panjang di Oman
- SIAL Interfood 2026 Digelar di Jakarta Perkuat Daya Saing RI
- Harga Emas Antam Hari Ini Merosot ke Rp2.764.000