Lokasi: Pendidikan >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 184-185 Kurikulum Merdeka
Pendidikan796 Dilihat
RingkasanDalam buku PJOK Kelas 4 halaman 184 dan 185, siswa diminta mengerjakan Uji Kompetensi. Materi tersebut masuk dalam buku PJOK Kelas 4 halaman 184 dan 185 karangan Alda Indrawan dan Tri Agus Prasetijo, terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/siswa-sdn-04-tegal-kabupaten-bogor-belajar-sambil-lesehan_20190730_164844.jpg)
Dalam buku PJOK Kelas 4 halaman 184 dan 185, siswa diminta mengerjakan Uji Kompetensi. Materi tersebut masuk dalam buku PJOK Kelas 4 halaman 184 dan 185 karangan Alda Indrawan dan Tri Agus Prasetijo, terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Kunci jawaban PJOK Kelas 4 halaman 184 dan 185 pada bagian Uji Kompetensi hanya digunakan sebagai referensi untuk belajar siswa di rumah.
Pada bagian C, siswa diminta memasangkan pernyataan di kotak sebelah kiri dengan pernyataan di kotak sebelah kanan. Siswa harus menuliskan nomor soal dan abjad jawaban pada kotak yang berada di tengah. Soal pertama menanyakan agar tidak mengganggu kesehatanmu, screen time sebaiknya bagaimana. Soal kedua menanyakan berlama-lama dengan screen time sambil makan kudapan akan mengurangi aktivitas fisikmu, hal ini akan berdampak pada apa. Soal ketiga menanyakan program makanan bergizi seimbang yang terdiri atas 1/3 karbohidrat, 1/3 sayuran, dan 1/3 lauk dan buah, program ini disebut dengan istilah apa. Soal keempat menanyakan jika temanmu pingsan dalam aktivitas olahraga di sekolah, langkah pertama yang harus dilakukan adalah apa.
Kunci jawaban ini hanya digunakan sebagai referensi untuk belajar siswa di rumah. Orang tua atau wali dapat mendampingi siswa dalam mengerjakan soal-soal Uji Kompetensi tersebut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/k63zvs2pc.html
Artikel Terkait
Rakernas PB IWbA Soroti Regenerasi Atlet Woodball
PendidikanRapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan Woodball Indonesia (PB IWbA) menjadi agenda tahunan yang krusial untuk merumuskan program kerja strategis dan memperkuat pengembangan olahraga woodball di Indonesia. Ketua Umum PB IWbA, Aang Sunadji, menegaskan Rakernas tahun ini berfungsi sebagai forum evaluasi dan wadah koordinasi antara pengurus pusat dan daerah....
Baca SelengkapnyaHantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
PendidikanHantavirus kembali menjadi perhatian global setelah terdeteksi di Kalimantan Barat dan menyebabkan satu pasien meninggal dunia pada Maret 2026. Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, mengonfirmasi temuan satu kasus virus Hanta berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen yang dikirim oleh Dinkes Provinsi....
Baca SelengkapnyaHantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
PendidikanMasyarakat sulit mengenali infeksi virus hanta karena gejala penyakit ini sangat mirip dengan flu, demam berdarah, dan pneumonia yang lebih umum di Indonesia. Guru Besar Bidang Ilmu PD3I Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya sekaligus Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI, Prof DR Dr Dominicus Husada DTM&H MCTM(TP), mengungkapkan banyak pasien awalnya hanya mengeluhkan gejala ringan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Atlet Muda Dinov Siap Bertarung di YOG Dakar 2026
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Fitur AI Inbox Resmi Hadir di Gmail Android iOS
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
Artikel Terbaru
Aktivis Sumud Flotilla Berpelukan Usai Diculik Kapal Israel
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Internasional, 131 Tewas
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Tautan Sahabat
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia