Lokasi: Berita >>

Rakernas PB IWbA Soroti Regenerasi Atlet Woodball

Berita6595 Dilihat

RingkasanRapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan Woodball Indonesia (PB IWbA) menjadi agenda tahunan yang krusial untuk merumuskan program kerja strategis dan memperkuat pengembangan olahraga woodball di Indonesia. Ketua Umum PB IWbA, Aang Sunadji, menegaskan Rakernas tahun ini berfungsi sebagai forum evaluasi dan wadah koordinasi antara pengurus pusat dan daerah....

Rakernas PB IWbA Soroti Regenerasi Atlet Woodball

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan Woodball Indonesia (PB IWbA) menjadi agenda tahunan yang krusial untuk merumuskan program kerja strategis dan memperkuat pengembangan olahraga woodball di Indonesia. Ketua Umum PB IWbA, Aang Sunadji, menegaskan Rakernas tahun ini berfungsi sebagai forum evaluasi dan wadah koordinasi antara pengurus pusat dan daerah. "Rakernas hari ini merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi ajang silaturahmi sekaligus kesempatan mendengar langsung masukan dari para pengurus provinsi," ujar Aang. Ia menambahkan bahwa sinkronisasi program menjadi hal penting agar arah pembinaan antara pusat dan daerah tidak berjalan sendiri-sendiri ataupun berseberangan.

Selama ini, koordinasi dinilai berjalan cukup baik dengan peran aktif pengurus provinsi dalam melahirkan atlet-atlet baru serta menciptakan banyak bibit potensial di cabang olahraga woodball. Aang Sunadji juga menyoroti perkembangan regenerasi atlet yang mulai menunjukkan hasil positif. Jika pada awal kepengurusan mayoritas atlet masih didominasi pemain senior, kini keterlibatan atlet muda semakin meningkat, mulai dari kalangan pelajar SMA hingga mahasiswa. "Indonesia termasuk negara yang rutin mengirim atlet muda ke kompetisi internasional. Regenerasi ini penting agar pembinaan tidak terputus dan prestasi bisa terus berlanjut," terangnya.

Regenerasi atlet menjadi tema utama Rakernas PB IWbA tahun ini. Aang Sunadji mengingatkan seluruh pengurus agar tidak terlena dengan capaian prestasi yang telah diraih. Rakernas ini menjadi momentum untuk mempresentasikan program-program kerja yang telah disusun agar bisa sinkron dengan program di daerah, sehingga pembinaan dan prestasi woodball Indonesia dapat terus berkelanjutan.

Tags:

Artikel Terkait

  • Primus Yustisio Minta Gubernur BI Mundur, Rupiah Melemah

    Berita

    Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio mendesak Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo untuk mengundurkan diri jika tidak mampu mengatasi pelemahan nilai tukar rupiah yang mencapai rekor terendah. Dalam rapat kerja bersama Bank Indonesia, Primus meminta pimpinan Bank Sentral itu mengambil sikap kesatria dengan mundur dari jabatannya....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik

    Berita

    Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan surat terbuka kepada warga Tenerife, Spanyol, dengan mengakui kekhawatiran masyarakat yang kembali teringat pandemi COVID-19....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD

    Berita

    Masyarakat sulit mengenali infeksi virus hanta karena gejala penyakit ini sangat mirip dengan flu, demam berdarah, dan pneumonia yang lebih umum di Indonesia. Guru Besar Bidang Ilmu PD3I Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya sekaligus Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI, Prof DR Dr Dominicus Husada DTM&H MCTM(TP), mengungkapkan banyak pasien awalnya hanya mengeluhkan gejala ringan....

    Berita

    Baca Selengkapnya