Lokasi: Olahraga >>

Nilai Matematika TKA SMA 36,10, Pembelajaran Perlu Dibbenahi

Olahraga81 Dilihat

RingkasanKetua Umum Organisasi Pendidikan Guru Matematika Nusantara (OPGMN), Moch. Fatkoer Rohman, menegaskan hasil TKA harus dipahami sebagai refleksi pembelajaran....

Nilai Matematika TKA SMA 36,<strong></strong>10, Pembelajaran Perlu Dibbenahi

Ketua Umum Organisasi Pendidikan Guru Matematika Nusantara (OPGMN), Moch. Fatkoer Rohman, menegaskan hasil TKA harus dipahami sebagai refleksi pembelajaran. Capaian rendah, khususnya pada matematika, menunjukkan pembelajaran perlu segera dibenahi. Fatkoer menilai rendahnya capaian matematika membuktikan pola pembelajaran di banyak sekolah masih belum menyentuh kemampuan berpikir siswa.

"Masih banyak pembelajaran yang hanya berisi rumus dan latihan soal berulang. Anak akhirnya terbiasa menghafal cara cepat, tetapi tidak benar-benar memahami konsep," ujar Fatkoer dalam keterangannya, Selasa (19/5/2026). Menurutnya, kondisi ini membuat siswa kesulitan menghadapi soal yang membutuhkan logika, analisis, dan penalaran. Padahal, kemampuan itulah yang diukur dalam TKA. Ia mencontohkan, masih ditemukannya siswa SMA yang mengandalkan hitungan jari untuk operasi dasar menjadi tanda persoalan pemahaman konsep terjadi sejak jenjang awal dan terbawa hingga tingkat menengah.

"Kalau fondasi numerasinya tidak kuat sejak SD, dampaknya akan terus terbawa. Di SMA akhirnya siswa kesulitan memahami materi yang lebih kompleks," jelasnya. Fatkoer menegaskan TKA tidak boleh direspons dengan memperbanyak drilling soal semata. Ia mengingatkan fokus utama harus pada perubahan proses belajar di kelas. "TKA itu alat ukur, bukan tujuan akhir. Yang perlu dibenahi adalah proses pembelajarannya. Siswa harus diajak berpikir, berdiskusi, mencoba, dan menemukan konsep, bukan hanya menghafal jawaban," katanya.

Tags:

Artikel Terkait