Lokasi: Kesehatan >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Kesehatan99 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/gsj8bevl4.html
Artikel Terkait
Jennifer Coppen Umumkan Tanggal Nikah Sesuai Jadwal Justin Hubner
KesehatanJennifer membenarkan kabar pernikahannya dengan Hubner setelah mengunggah foto prewedding di media sosial Instagram. Ia akan menikah pada Juni 2026 di Pulau Bali....
Baca SelengkapnyaDiet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
KesehatanPenurunan berat badan drastis tanpa pengawasan dokter justru bisa membuat tubuh terlihat lesu, lemas, dan tampak seperti orang sakit, karena massa otot ikut hilang. Dokter Spesialis Gizi Klinik RSU Bhakti Asih, dr....
Baca SelengkapnyaSenam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
KesehatanSenam ergonomik membantu mengurangi keluhan nyeri sendi dan menjaga kestabilan kadar asam urat, serta melancarkan peredaran darah, meningkatkan fleksibilitas tubuh, hingga memperbaiki suasana hati. Roida, seorang instruktur senam, menjelaskan bahwa senam ergonomik dirancang dengan gerakan ringan sehingga aman dan mudah diikuti oleh berbagai kelompok usia....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Danantara Pertimbangkan Tambah Saham di GoTo
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Artikel Terbaru
Menkes Budi Dilaporkan ke Polda Metro soal Gelar Palsu
Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Jaringan Irigasi 14 Km Dibangun untuk Swasembada Pangan
Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
Tautan Sahabat
- Dongeng Vietnam di Piala Asia U17 2026 Berlanjut
- Bournemouth vs Manchester City Berebut Nasib di Jalur Berbeda
- Umuh Muchtar Peringatkan Pemain Persib soal Tanda Bahaya
- Enrique Riquelme Siapkan Dana Rp3,9 Triliun Lawan Florentino Perez
- 3 Laga Spanyol Tanpa Yamal, Comeback di Fase Gugur
- Curacao Tunjuk Dick Advocaat 30 Hari Jelang Piala Dunia 2026
- Pelatih Ekuador Sebastian Beccacece Tanpa Karier Pemain
- Raul dan Matarazzo Jadi Opsi Jika Mourinho Batal ke Madrid
- Profil Nico Paz, Wonderkid Argentina Incaran Piala Dunia 2026
- Timnas Iran Mulai Pemanasan Piala Dunia 2026 di Turki