Lokasi: Teknologi >>

1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot

Teknologi7583 Dilihat

RingkasanAnak yang tampak ceria dan lincah sering dianggap sehat, namun para ahli mengingatkan bahwa kondisi tersebut belum tentu menandakan anak bebas dari masalah gizi. Masalah gizi pada anak dinilai masih menjadi tantangan besar di Indonesia dan kerap terlambat disadari oleh orang tua....

1,<strong></strong>2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot

Anak yang tampak ceria dan lincah sering dianggap sehat, namun para ahli mengingatkan bahwa kondisi tersebut belum tentu menandakan anak bebas dari masalah gizi. Masalah gizi pada anak dinilai masih menjadi tantangan besar di Indonesia dan kerap terlambat disadari oleh orang tua. Berdasarkan data terbaru UNICEF Indonesia, sekitar 1,2 juta anak Indonesia masih mengalami masalah gizi, bahkan lebih dari 260 ribu anak tercatat mengalami kondisi gizi buruk atau severe malnutrition. Banyak anak tetap terlihat aktif, tidak mudah rewel, dan masih mau makan makanan tertentu, sehingga tidak sedikit orang tua yang menganggap kondisi tersebut hanya faktor keturunan atau sekadar fase susah makan biasa.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menjelaskan bahwa GTM atau Gerakan Tutup Mulut pada anak memang sering terjadi selama masa tumbuh kembang. Namun, apabila berlangsung terlalu lama, kondisi tersebut dapat mempengaruhi asupan nutrisi harian anak dan berdampak pada pertumbuhan. Dr. Fitri Hartanto, Sp.A(K), anggota IDAI, menekankan bahwa orang tua perlu waspada jika anak terus-menerus menolak makan, karena hal ini bisa menjadi indikator awal masalah gizi yang lebih serius.

Para ahli merekomendasikan agar orang tua rutin memantau berat badan dan tinggi badan anak sesuai dengan kurva pertumbuhan standar WHO. Deteksi dini melalui Posyandu atau puskesmas setempat sangat penting untuk mencegah dampak jangka panjang seperti stunting atau gangguan perkembangan. Kementerian Kesehatan RI juga mengingatkan bahwa intervensi gizi harus dilakukan secara komprehensif, termasuk edukasi pola makan sehat dan pemberian makanan pendamping ASI yang tepat.

Tags:

Artikel Terkait