Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Hikmah31413 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/gcp60a2ru.html
Artikel Terkait
BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
HikmahBPOM mengambil langkah kehati-hatian dalam merespons usulan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang mendorong pelarangan total vape di Indonesia. Sikap ini diambil setelah ditemukannya penyalahgunaan catridge vape sebagai alat konsumsi narkotika, namun BPOM menegaskan bahwa penyalahgunaan tersebut tidak ditemukan pada produk berpita cukai di toko-toko resmi, melainkan pada produk ilegal tanpa pita cukai....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaWHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
HikmahDickey Budiman, epidemiolog dan pakar Keamanan Kesehatan Global dari Griffith University Australia, meminta masyarakat tidak panik menanggapi situasi penyebaran Ebola di Afrika. Menurutnya, meskipun situasi sangat serius, dunia tidak sedang mengarah pada pandemi baru seperti Covid-19....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
HikmahOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Deep Talk Ridho Rhoma, Pesan Sang Raja Dangdut
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Artikel Terbaru
Libur Panjang, Arus Ferry Merak-Bakauheni Padat
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Prabowo Tegas Berantas Korupsi Sejalan Supremasi Hukum
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Tautan Sahabat
- Lesu Akibat Industri Nikel Melambat, Ekonomi Warga Tertekan
- Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup
- Menkeu Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Pajak
- Darmadi PDIP Dorong Revisi PMSE Demi Seller Lokal
- Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
- Medela Potentia Bagikan Dividen Rp176 Miliar di RUPST
- BRImo Dorong Ekonomi Solo hingga Lereng Merbabu
- Prabowo Kunjungi Kopdes Merah Putih, Sanggah Saingi Alfamart
- BWS Edukasi Generasi Muda Semarang soal Menabung Bijak
- Prabowo: Ketahanan Pangan Fondasi Kedaulatan Bangsa