Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kesehatan64148 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/8yk3tgui2.html
Sebelumnya: Tim Cook Pastikan Ikut Kunjungan Trump ke China
Berikutnya: Netflix Tambah Iklan di Aplikasi Mulai 2027
Artikel Terkait
Fitur AI Inbox Resmi Hadir di Gmail Android iOS
KesehatanFitur AI Inbox kini hadir di aplikasi Google setelah sebelumnya tersedia di versi web, berdasarkan laporan 9to5Google pada 7 Mei 2026. Perubahan paling mencolok terlihat pada bagian bawah aplikasi dengan penambahan tab khusus AI Inbox di antara menu, sehingga tampilan bawah aplikasi kini terdiri dari empat tab....
Baca SelengkapnyaLansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Kesehatandr Agus mengungkapkan kebiasaan kurang gerak pada lansia justru bisa memicu masalah serius seperti kekakuan otot dan sendi. Hal ini disampaikannya dalam Healthy Talk di kanal YouTube Tribun Health pada Senin (18/5/2026)....
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
KesehatanDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Thalita/Dhinda Raih Kemenangan Perdana Thailand Open 2026
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Borneo FC Tahan Imbang Bali, Madura United Terancam Degradasi
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Erupsi Gunung Dukono Tewaskan Pengantin Baru di Halmahera
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Tautan Sahabat
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump
- Aktivis Sumud Flotilla Berpelukan Usai Diculik Kapal Israel
- IRGC Iran Bocorkan Serangan ke AS Pakai Satelit China
- Menlu Sugiono Bercanda Sulit Formal dengan Menlu Singapura
- WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental di Ukraina
- Iran Siapkan Tarif Baru di Selat Hormuz untuk Kapal Asing
- PM Israel Kecam Ben-Gvir yang Ejek Aktivis
- Iran Ancam Tutup Akses Minyak Jika AS Serang Ekspor
- ICC Keluarkan Surat Penangkapan Rahasia untuk 5 Pejabat Israel
- Survei NYT: Simpati Warga AS ke Palestina Kalahkan Israel