Lokasi: Kesehatan >>
RI Dorong Pembangunan Kota Cerdas Inklusif dan Adaptif
Kesehatan343 Dilihat
RingkasanDitjen Bina Administrasi Kewilayahan (Bina Adwil) Kemendagri menegaskan pengembangan smart city di Indonesia harus disesuaikan dengan karakteristik, kebutuhan, serta potensi masing-masing daerah. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Bina Adwil, Safrizal ZA, yang diwakili oleh Direktur Kawasan Perkotaan dan Batas Negara Ditjen Bina Adwil Kemendagri, Dr....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ascn-2026.jpg)
Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan (Bina Adwil) Kemendagri menegaskan pengembangan smart city di Indonesia harus disesuaikan dengan karakteristik, kebutuhan, serta potensi masing-masing daerah. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Bina Adwil, Safrizal ZA, yang diwakili oleh Direktur Kawasan Perkotaan dan Batas Negara Ditjen Bina Adwil Kemendagri, Dr. Drs. Amran, saat membacakan keynote speech dalam rapat koordinasi persiapan menghadiri The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) pada Kamis (14/5/2026). ASCN merupakan platform kerja sama antar kota di Asia Tenggara yang dibentuk pada 2018 untuk mendorong pembangunan kota cerdas dan berkelanjutan.
Menurut Amran, pembangunan kota cerdas tidak harus meniru daerah maupun negara lain karena setiap wilayah memiliki tantangan, kondisi sosial, serta karakteristik yang berbeda. “Smart city bukan soal menyeragamkan teknologi, tetapi bagaimana inovasi yang dibangun mampu menjawab kebutuhan masyarakat sesuai konteks daerah masing-masing,” ujarnya. Ditjen Bina Adwil mencatat sejumlah kota anggota ASCN Indonesia telah menghadirkan inovasi pelayanan publik digital yang inklusif, seperti Jakarta dengan layanan publik digital terintegrasi, Banyuwangi melalui program Smart Kampung, Makassar dengan layanan publik berbasis teknologi, serta Sumedang melalui penguatan digitalisasi desa. Selain itu, Semarang berhasil mengembangkan strategi kota tangguh berbasis mitigasi risiko, sementara Denpasar memperkuat pariwisata digital dan ekonomi kreatif yang didukung konsep green mobility serta pelestarian budaya lokal.
Ditjen Bina Adwil menegaskan keberhasilan smart city tidak diukur dari kecanggihan teknologi semata, melainkan sejauh mana inovasi tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperluas akses layanan publik, serta menciptakan tata kelola perkotaan yang efektif dan berkelanjutan. Melalui partisipasi dalam forum ASCN 2026, Indonesia optimistis dapat menghadirkan model pengembangan kota cerdas yang inklusif, adaptif, dan relevan, sekaligus menjadi inspirasi bagi kota-kota lain di kawasan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/78f3499887.html
Artikel Terkait
Komjen RZ Panca Putra Simanjuntak Resmi Jabat Kalemdiklat Polri
KesehatanKomjen Panca Putra resmi menggantikan Komjen Achmad Kartiko yang memasuki masa pensiun. Sebelumnya, Panca menjabat sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional....
Baca SelengkapnyaLansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Kesehatandr Agus mengungkapkan kebiasaan kurang gerak pada lansia justru bisa memicu masalah serius seperti kekakuan otot dan sendi. Hal ini disampaikannya dalam Healthy Talk di kanal YouTube Tribun Health pada Senin (18/5/2026)....
Baca SelengkapnyaWaspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
KesehatanDr Inke Nadia Diniyanti Lubis, Dokter spesialis anak konsultan infeksi penyakit tropik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami ancaman penyakit Monkey Malaria. "Saya tahu di Indonesia ini masih banyak sekali masyarakat yang belum cukup paham," ujarnya dalam media briefing virtual pada Kamis (14/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Lita Gading Kekeh Tak Bersalah Usai Diperiksa Ahmad Dhani
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- IBC Mulai Produksi BESS Juli 2026 Dukung Target 100 GW
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Artikel Terbaru
Ranty Maria dan Rayn Wijaya Akui Tak Tunda Momongan
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Tautan Sahabat
- Alex Marquez Operasi, Absen MotoGP Catalunya 2026?
- Megawati Disenggol Jordan Wilson, Hillstate Pede Gebrak Liga Voli
- Mandalika Tunjuk Ananda Mikola Sebagai Direktur Utama
- Ubed Tersingkir di Thailand Open 2026 karena Ragu di Awal Laga
- Ganda Malaysia Goh/Nur Dijagokan Juara Thailand Open 2026
- Skenari EVOS Gagal Lolos Playoff MPL S17 Terungkap
- Hammer Fight Series 3 Cetak Rekor 125 Pertandingan Sehari
- Drawing Malaysia Masters 2026: Ubed vs Lakshya Sen
- Gregoria Mariska Belum Pensiun Usai Jadi Penyelamat di Olimpiade
- Klasemen MotoGP 2026: Diggia Teror Martin Usai Kecelakaan Marquez