Lokasi: Hikmah >>
Polteknaker Perpanjang Pendaftaran SBP 2026 hingga 27 Mei
Hikmah44531 Dilihat
RingkasanKementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperpanjang masa pendaftaran Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) hingga 31 Mei 2026. Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menyampaikan perpanjangan ini mengakomodasi tingginya antusiasme lulusan SMA/SMK/MA sederajat dari seluruh Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan vokasi di bidang ketenagakerjaan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Chris-Kuntadi-Kemenaker.jpg)
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperpanjang masa pendaftaran Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) hingga 31 Mei 2026. Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menyampaikan perpanjangan ini mengakomodasi tingginya antusiasme lulusan SMA/SMK/MA sederajat dari seluruh Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan vokasi di bidang ketenagakerjaan.
Kebijakan tersebut merupakan hasil evaluasi pelaksanaan pendaftaran serta tingginya minat masyarakat. “Perpanjangan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para calon pendaftar yang masih melengkapi persyaratan maupun yang belum sempat melakukan registrasi,” ujar Cris Kuntadi dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026). Sebagai perguruan tinggi vokasi di bawah naungan Kemnaker, Polteknaker berkomitmen mencetak sumber daya manusia yang siap kerja melalui pendidikan berbasis kebutuhan industri.
Cris Kuntadi mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan perpanjangan waktu pendaftaran ini serta memastikan seluruh dokumen persyaratan diunggah sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi lebih lanjut mengenai tata cara pendaftaran, jadwal seleksi, dan persyaratan dapat diakses melalui laman resmi Polteknaker.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/6mc12i71e.html
Artikel Terkait
SMAN 1 Sambas Juara Cerdas Cermat 4 Pilar MPR
HikmahKepala SMAN 1 Sambas Syafaruddin tidak memberikan target khusus kepada para siswa untuk menjadi juara. Ia hanya meminta peserta tampil maksimal tanpa terbebani harus meraih posisi pertama....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
HikmahDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaYani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
HikmahSifat senyap inilah yang membuat TBC berbahaya. Tidak sedikit penderita menganggap remeh batuk berkepanjangan hingga akhirnya baru mencari pertolongan saat kondisinya sudah memburuk dan disertai batuk darah....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Alexander Assad dan Clara Shinta Berjuang Pertahankan Rumah Tangga
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- Komisi III DPR Nilai Laporan Erin Tak Tepat
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Artikel Terbaru
Umuh Muchtar Peringatkan Pemain Persib soal Tanda Bahaya
Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Tautan Sahabat
- Arab Saudi Siaga Penuh, Fasilitas Jamarat Haji 2026 Dirombak
- India Siap Terima Sistem S-400 dari Rusia
- Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
- Meta PHK 8.000 Karyawan dan Hentikan 6.000 Rekrutmen
- Polisi Jepang Tangkap Mahasiswi RI Buang Jenazah Bayi
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
- Pipa Gas Raksasa China-Rusia Power of Siberia 2 Dibahas
- China vs AS: Perbandingan Mitra Dagang Terbanyak
- Eksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
- Serangan Drone Dekati Infrastruktur Nuklir UEA, Alarm Konflik Baru