Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Gaya Hidup54388 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/60e9dhm4e.html
Artikel Terkait
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
Gaya HidupLagu Babak Terakhir ciptaan Raim Laode kembali populer pada 2026 setelah tren digital mengangkatnya, padahal lagu ini pertama kali dirilis pada 2022 melalui kanal YouTube Raim Laode. La Ode Raimudin yang dikenal sebagai Raim Laode adalah seniman multitalenta asal Liya Toko, Wakatobi, Sulawesi Tenggara....
Baca SelengkapnyaTidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Gaya HidupDokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Aritmia RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Dony Yugo Hermanto, Sp....
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Gaya HidupDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- WhatsApp Plus Kini Tersedia di iPhone, Mulai Rp14 Ribuan
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
Artikel Terbaru
Spotify Kembalikan Logo Lama Setelah Banjir Kritik
Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
Pertemuan Dua Raja di 32 Besar Thailand Open 2026
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Tautan Sahabat
- Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 273 Uji Kompetensi
- 5 Kampus Impian Pelajar Masuk Daftar Terbaik Dunia
- Kunci Jawaban LKS Informatika Kelas 7 Halaman 9
- Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
- Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 69 70 Merdeka
- Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
- Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 113
- Kunci Jawaban IPAS Kelas 4 SD Halaman 93
- Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
- Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD Halaman 167 Sifat Bunyi